Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hutan Kebakaran, Celana Israel Melorot

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Desember 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kebakaran besar di hutan Israel dekat kota Haifa Jumat (3/12) ini memasuki hari kedua. Bantuan internasional berbondong-bondong datang, membuktikan Israel tak mampu mengatasi bencana tersebut sendirian.

\”Kebakarannya sangat besar, angin bertiup kencang sehingga sulit mencapai pegunungan dan lembah,\” kata Yoram Levi, seorang jurubicara dari satuan pemadam kebakaran Israel.

Sekitar 100 petugas pemadam kebakaran (damkar) asal Bulgaria telah datang ke lokasi bersama dengan pesawat-pesawat pemadam api serta kru dari Yunani dan Inggris. Bantuan dari AS, Rusia, Mesir Siprus, Yordania, Spanyol, Azerbaijan, Rumania dan Turki–yang sejenak mengesampingkan masalahnya dengan Israel terkait insiden berdarah Freedom Flotilla akhir Mei lalu–sedang dalam perjalanan.

Pesawat-pesawat Eropa menjatuhkan berton-ton air ke pepohonan hutan yang terbakar.

\”Kami tidak punya pesawat besar yang bisa membawa air dalam jumlah banyak. Tidak cukup untuk mengatasi sebuah kebakaran besar,\” ungkap Yoram Levi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menlu Israel Avigdor Lieberman kepada Radio Israel mengatakan bahwa mereka mengharap seluruh bantuan internasional tiba pada Jumat sore sehingga api bisa dipadamkan sebelum Sabtu malam.

Menteri Pertahanan Ehud Barak memerintahkan militer Israel mengerahkan prajurit dan perlengkapannya, termasuk helikopter, buldoser dan tenaga medis.

Kabinet pemerintahan Israel berembuk membicarakan masalah kebakaran terbesar sepanjang sejarah negara Zionis itu.

\”Kami harus mengakui bahwa pasukan pemadam kebakaran kami tidak mampu mengatasi sebuah kebakaran hutan yang diperparah dengan angin kuat semacam itu. Kami tidak punya alat untuk mengatasinya,\” kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memohon bantuan internasional.

Kepanikan dan ketidakmampuan Israel mengatasi sebuah kebakaran hutan di negaranya sendiri kontan menimbulkan kritikan dari beberapa pihak di dalam negeri.

Aluf Ben, seorang kolumnis di harian Haaretz menulis, ketidakmampuan Israel mengendalikan kebakaran membuktikan bahwa negara itu tidak mampu menghadapi serangan besar, misalnya dari Iran. Dia membandingkan kebakaran itu dengan kegagalan Israel ditahun 1973, ketika Israel kedapatan tidak bersiaga saat Mesir dan Suriah melancarkan serangan militer tiba-tiba.

Kolumnis di Maariv, Ben Caspit, membuat sindiran yang cukup pedas. Israel adalah sebuah negara yang melancarkan serangan-serangan militer mengerikan, memimpin dunia dalam bidang teknologi tinggi dan kekuatan ekonominya tidak terkoyak-koyak krisis global. Tapi ironisnya, Israel juga merupakan negara \”yang truk pemadam kebakarannya ketinggalan seabad, negara yang ketika terperangkap berhadapan dengan api, celananya melorot.\”

Menurut Levi, negaranya hanya punya 1.400 anggota pemadam kebakaran, angka yang jauh di bawah rata-rata dunia. Bertahun-tahun pasukan pemadam kebakaran mereka dianaktirikan, kurang mendapatkan dana.

Sampai saat berita ini diturunkan (3/12), AP mencatat 41 orang sudah tewas, 2 orang polisi dan 2 orang petugas damkar dilaporkan hilang. Menurut Jurubicara polisi Mickey Rosenfeld, 16 orang masih dirawat di rumah sakit, termasuk Kepala Polisi Haifa Ahuva Tomer, yang sempat diwawancarai televisi sebelum akhirnya tersambar api. Polisi mengevakuasi sebuah universitas, tiga penjara dan sebuah rumah sakit.

Sekitar 15.000 orang dievakuasi dari rumah-rumah mereka dan 30% dari luas hutan telah dilalap api sejak Kamis kemarin.

Hutan Karmel adalah salah satu hutan terbesar dari sedikit hutan yang dikuasai Israel. Hutan tersebut terdiri dari tumbuhan alami dan tanaman-tanaman yang segaja ditumbuhkan di sana. Hutan itu juga menjadi lokasi populer untuk kemah dan piknik.

Belum jelas apakah kebakaran terjadi karena kecelakaan atau disengaja. Para penyelidik mengatakan, api mulai berkobar sejak Kamis tengah hari di sebuah tempat pembuangan sampah di desa Ussfiya kawasan Druse, suhu udara yang sangat panas dan kondisi yang kering berangin mempercepat api tersebar ke arah Laut Mediterania.[di/ap/hidayatullah.com]

Foto: Sekelompok pria Yahudi Ortodoks hanya memandang dari kejauhan, saat petugas pemadam kebakaran dari berbagai negara berjibaku melawan api (Reuters).

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya WikiLeaks Pakai Alamat Baru .Ch
Tulisan selanjutnya Obama Ucapkan Belasungkawa Kepada Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?