Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Mercosur Akui Palestina Negara Merdeka

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Desember 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Di samping Argentina, Uruguay pada Senin (6/12) bersiap menyatakan bergabung dengan Brasil mengakui negara Palestina merdeka. Pengakuan ini mendapatkan pujian dari pejabat Palestina, tapi sudah pasti teguran tajam dari Israel.

Saat Brasil menyampaikan pengakuan Palestina negara merdeka, Israel menyebut pengumuman Buenos Aires tersebut patut disesalkan dan menyatakan itu bertentangan dengan perjanjian Israel-Palestina bahwa negara seperti itu hanya dapat diakui dengan persetujuan Israel.

Tanggapan itu dikeluarkan Israel setelah Brasil memulai gerakan Amerika Selatan pada Jumat dengan mengatakan mengakui negara Palestina berdasarkan atas perbatasan 1967, sebelum Perang Enam Hari, saat Israel merebut Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Pemimpin Palestina Mahmud Abbas, dalam kunjungan ke Turki, menyatakan bangga atas keputusan Buenos Aires itu, kata pernyataan resmi.

Menteri Luar Negeri-nya, Riad Malki, kepada AFP menyatakan, rakyat Palestina memperkirakan Paraguay dan negara lain Amerika Latin membuat keputusan sama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

\”Pemerintah Argentina mengakui Palestina sebagai negara merdeka dan mandiri dalam perbatasan rumusan 1967,\” kata Menteri Luar Negeri Argentina Hector Timerman, membaca surat kiriman Presiden Cristina Kirchner kepada Abbas.

Timerman menyatakan, langkah tersebut mencerminkan kesepakatan umum di kalangan anggota Mercosur, kelompok perdagangan Amerika Selatan.

Uruguay kemudian segera mengumumkan akan mengakui negara Palestina pada tahun depan.

\”Uruguay pasti akan mengikuti jalan sama seperti Argentina pada 2011,\” kata Wakil Menteri Luar Negeri Roberto Conde kepada AFP. \”Kami bekerja untuk membuka perwakilan diplomatik di Palestina, kemungkinan besar di Ramallah.\”

Argentina, Brazil, Paraguay dan Uruguay membentuk Mercosur. Keanggotaan Venezuela segera menyusul.

Keputusan mengakui negara Palestina berasal dari hasrat mendalam melihat kemajuan pasti dalam perundingan menuju perdamaian adil dan abadi di Timur Tengah, kata Timerman.

Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Yigal Palmor mengatakan, \”Keputusan itu patut disesalkan, karena tidak akan membantu sama sekali untuk mengubah keadaan antara Israel dan Palestina.\”

Israel menangapi dengan \”sedih dan kecewa\” pernyataan Brasil atas masalah itu, dengan menyatakannya melanggar perjanjian 1995-nya dengan Pemerintah Palestina bahwa negara Palestina seharusnya hanya muncul melalui perundingan bersama.

Negara Barat sepakat bahwa setiap rumusan negara Palestina memerlukan persetujuan Israel. Amerika Serikat, sekutu utama Israel, secara taat asas melindungi kedudukan Israel di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Brasil, Argentina, dan Uruguay membuat pengumuman itu saat pembicaraan perdamaian antara Israel dengan Palestina di ambang keruntuhan, setelah larangan sementara pemukiman Yahudi di Tepi Barat berakhir.

Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman pada Senin menyatakan tidak melihat alasan apa pun untuk memperpanjang pembekuan pemukiman tersebut.

Abbas menyatakan Palestina tidak akan kembali ke perundingan jika Israel terus membangun di tanah bakal negara Palestina.

Ia berulang kali menyatakan akan mencari pilihan lain jika perundingan perdamaian gagal, termasuk meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui negara Palestina berdasarkan atas perbatasan 1967.

Sejumlah 104 negara mengakui negara Palestina, kata duta diplomatik Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Negara lain Amerika Latin yang telah mengambil langkah itu adalah Kostarika, Kuba, Nikaragua, dan Venezuela.

Secara keseluruhan, 150 negara memiliki beberapa bentuk hubungan diplomatik dengan Palestina, kata duta itu, yang memiliki kedudukan pengamat di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyatakan berharap duta Palestina itu menjadi anggota penuh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 2011, bersama negara lain. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ormas Islam Desak Pemerintah Lindungi Penuh TKW
Tulisan selanjutnya Pemerintah-Saudi Sepakati Forum Perlindungan TKI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?