Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Global Fund Perketat Pengawasan Keuangan

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 5 Februari 2011 12:58
Bagikan
Sejumlah negara di Afrika menyelewengkan bantuan dari Global Fund.
Bagikan

Hidayatullah.com–Setelah isu korupsi atas dana Global Fund diangkat ke permukaan oleh Associated Press, pihak organisasi itu mengumumkan akan memperketat pengawasan keuangannya.

Pekan lalu sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, Jerman yang merupakan penyumbang terbesar ketiga menyatakan menghentikan pemberian dana kepada Global Fund hingga masalah dugaan korupsi itu dituntaskan.

Sejumlah ahli independen akan memeriksa prosedur keuangan dari pengucuran anggaran yang hampir mencapai $22 miliar. Para ahli akan mengawasi upaya Global Fund untuk mencegah dan menemukan penyelewengan dan penyalahgunaan dana bantuan itu.

Sebagaimana dilaporkan BBC (5/2), direktur eksekutif Global Fund Michel Kazatchkine, mengatakan tidak ada toleransi terhadap penyelewengan dan korupsi dana bantuan dan akan cepat merespon penyelewengan atau penggelapan dana. Badan itu juga mengatakan akan menaikan anggaran bagi pengawas keuangan internal dan akan membayar perusahaan pengawas independen untuk memantau pengucuran dana bantuan itu.

Penyalahgunaan dana bantuan sebesar $34 juta dollar itu telah ditemukan oleh unit investigasi. Pekan lalu, juru bicara badan Global Fund kepada BBC mengatakan penyelewengan yang paling besar terjadi Mali, Mauritania, Djibouti dan Zambia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekitar dua pertiga atau $4,1 juta dana program HIV di Mauritania diselewengkan, dengan cara penggunaan kuitansi palsu. Di Djibouti, sekitar $5 juta dana bantuan digunakan untuk pengadaan mobil dan sepeda motor.

Selain itu, Global Fund juga kehilangan obat-obatan antimalaria dalam jumlah besar, yang dicuri dan dijual kembali di pasar gelap.

Global Fund mengucurkan bantuan untuk menangani AIDS, TBC dan malaria, ke negara-negara yang berisiko. Penyumbang dana Global Fund yaitu AS, Prancis, Jerman dan Jepang.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Facebook: Antara Akal Besar dan Nasib Baik
Tulisan selanjutnya Kota Kecil Dekat Milan Larang Burqa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an

Berita
2 November 2026 13:17
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?