Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rakyat Mesir Setuju Amandemen Konstitusi

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 21 Maret 2011 18:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Berdasarkan hasil resmi referendum yang diumumkan hari Ahad (20/3), rakyat Mesir  setuju untuk dilakukannya amandemen konstitusi negara mereka.

Sebanyak 77,2% rakyat pemberi suara menginginkan dilakukan perubahan dalam konstitusi, yang akan mengantarkan mereka pada pemilihan umum parlemen dan presiden enam bulan mendatang.

Sekitar 18,5 juta dari kira-kira 45 juta rakyat yang punya hak suara, atau 41%, mendatangi tempat pemungutan suara.

Perubahan konstitusi akan membatasi masa jabatan presiden. Seorang presiden terpilih hanya diperbolehkan menjabat maksimal dua kali berturut-turut untuk satu masa bakti selama 4 tahun. Ketika digulingkan, Hosni Mubarak telah berkuasa selama lima periode, masing-masing selama 6 tahun.

Perubahan dalam konstitusi Mesir juga akan mencantumkan tentang pengawasan yudisil atas pemilihan umum yang digelar di negara itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Masalah perubahan dalam konstitusi membuat rakyat Mesir terpecah. Sebagian menginginkan agar konstitusi ditulis ulang seluruhnya.

Reformasi Mesir didukung penuh oleh kelompok Islam terbesar di negeri Firaun itu, Al-Ikhwan Al-Muslimun (Ikhwan), dan juga sisa-sisa partainya Mubarak, Partai Nasional Demokrat.

Beberapa kalangan menilai, pemilu yang dipercepat akan menguntungkan Ikhwan dan Partai Nasional Demokrat.

“Ketakutan yang utama adalah, hal itu akan ditafsirkan oleh sebagian kekuatan politik bahwa mendukung referendum merupakan semacam dukungan terhadap program mereka, maksudnya kelompok Islam,” kata pengamat politik Diaa Rashwan kepada Reuters.

Pakar politik yang mengamati referendum Mesir yang digelar hari Sabtu, Josh Stacher, membenarkan bahwa pemilu yang dipercepat akan menguntungkan kelompok Ikhwan dan juga partainya Mubarak.

Meski demikian menurut Stacher, “Ini ada pemungutan suara untuk stabilitas dan mempercepat proses transisi negara; keinginan untuk mempercepat, daripada memperlambat proses.”*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LPPOM: Kode E472 Tidak Berarti Babi
Tulisan selanjutnya Pengamat: Barat Demokratisasi Dunia Arab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Berita
5 Juni 2026 18:57
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?