Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Separuh Rakyat AS Menentang Operasi Militer di Libya

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 1 April 2011 09:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah jajak pendapat yang baru diterbitkan Rabu (30/3), menyatakan,  hampir setengah dari orang Amerika menentang keterlibatan militer AS di Libya, suatu keterlibatan yang dimaksudkan sebagai strategi politik bagi Presiden Barack Obama.

Survei yang dilakukan oleh Quinnipiac University ini juga mengungkapkan, kebanyakan pemilih yakin misi AS untuk melindungi warga sipil dari Muamar Qadhafi bisa sukses, meskipun ada kekhawatiran operasi itu akan berlangsung panjang.

Selain itu terungkapnya juga tanda-tanda peringatan untuk Obama atas prospek politik makronya, yang penilaian positifnya hanya 42 persen, turun dari 46 persen awal bulan ini.

Responden juga mengatakan, margin 50 sampai 41 persen menyatakan Obama tidak layak dipilih kembali pada tahun 2012.

“Beberapa alasan mengapa Obama menerima penilaian negatif berkaitan terhadap penanganan tentang defisit anggaran, ekonomi, kebijakan luar negeri, perawatan kesehatan, dan kebijakan energi,” kata Peter Brown, asisten direktur universitas dalam penyelenggaraan jajak pendapat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada jajak pendapat lainnya, yang dilakukan sebelum operasi militer AS di Libya, penilaian positif Obama antara 48 dan 51 persen.

Untuk survei yang akan datang, akan dilihat apakah penanganan Obama atas krisis Libya telah merugikan popularitas dan menurunkan pandangan positif untuk dirinya.

Survei Quinnipiac ini selesai Senin sore lalu, pada saat Obama berpidato di televisi ditujukan kepada masyarakat Amerika guna membela strateginya atas Libya, berkaitan kritikan yang menyebutkan  programnya tidak fokus dan tidak jelas akhir operasinya.

Meskipun jajak pendapat ini tidak menghimpun reaksi masyarakat atas pidato Obama, hasil jajak pendapat mengungkapkan kekhawatiran publik mengenai operasi Libya. 47 sampai 41 persen responden yang disurvei menentang keterlibatan Amerika di Libya.

Namun, 62 persen pemilih sangat atau agak yakin misi untuk melindungi warga sipil Libya tersebut akan berhasil.

Tetapi dengan bayangan dari konflik berkepanjangan di Iraq dan Afghanistan yang masih berlangsung, 74 persen pemilih sangat atau agak khawatir bahwa Amerika Serikat akan terjebak dalam konflik militer jangka panjang di Libya.

Sekitar 46-45 persen responden menyatakan, perlindungan terhadap masyarakat sipil Libya akan menyebabkan pertempuran bagi pasukan AS, dan bahkan menyebabkan kematian. Tapi 61 persen berpikir, operasi untuk menyingkirkan Gadhafi tersebut tidak sampai menyebabkan pertempuran yang mematikan.

Obama sebelumnya mengatakan, pasukan AS udara akan memainkan peran dalam mendukung operasi di Libya dan bersikeras bahwa ia tidak akan mengerahkan pasukan AS untuk operasi di darat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bila “Dia” adalah Sumber Masalah
Tulisan selanjutnya Ketika Kejujuran telah Menjadi Barang Langka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?