Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemimpin BRICs Kritik Barat Kobarkan Perang di Libya

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 14 April 2011 18:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para pemimpin kelompok BRICs, lima negara yang sedang muncul menjadi kekuatan baru di dunia, mengkritik Barat yang telah mengobarkan perang terhadap Libya, yang telah menyebabkan korban sipil di negara Afrika Utara itu.

Dalam pertemuan puncak mereka di Cina bagian selatan, para pemimpin Brazil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan (BRIC plus Afrika Selatan) dengan suara bulat mengutuk pemboman Libya. Demikian AFP melaporkan, Kamis (14/4).

Dalam draf pernyataan, kelompok itu menolak penggunaan kekuatan di Timur Tengah dan Afrika Utara.

“Kami berbagi prinsip bahwa penggunaan kekuatan harus dihindari. Kami tetap berpendapat bahwa kemerdekaan, kedaulatan, kesatuan, dan keutuhan wilayah setiap bangsa harus dihormati,” kata negara-negara yang mewakili lebih dari 40 persen dari populasi dunia itu dalam pernyataan.

Mereka juga menyatakan keprihatinan bahwa NATO –yang ikut mendorong krisis dengan menyerang Libya—telah menyebabkan jatuhnya korban sipil.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para pemimpin negara-negara BRICs mengatakan, kehadiran bersama mereka di Dewan Keamanan PBB pada tahun 2011 menawarkan kesempatan untuk bekerja sama di Libya.

“Dalam pandangan kami, semua pihak harus menyelesaikan perbedaan mereka melalui cara-cara damai dan dialog di mana PBB dan organisasi regional harus memainkan sesuai peran mereka,” kata pernyataan itu.

Presiden Cina Hu Jintao memimpin pertemuan Kamis pagi di kota resor Sanya Cina selatan dengan peserta pemimpin Afrika Selatan Jacob Zuma, Dilma Rouseff (Brazil), Dmitry Medvedev (Rusia), dan Perdana Menteri India Manmohan Singh.

Pesawat-pesawat tempur Barat mulai melakukan serangan udara terhadap Libya bulan lalu. Ribuan warga sipil telah tewas dalam tindakan yang dipimpin NATO.

Afrika Selatan merupakan salah satu negara yang memberikan suara mendukung resolusi Dewan Keamanan PBB untuk mengesahkan serangan udara.

Namun, setelah mengunjungi Tripoli pada hari Minggu, Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma meminta NATO untuk menghentikan serangan yang telah merenggut nyawa ratusan warga sipil dalam beberapa minggu terakhir.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yusril: Jangan Jadikan Intelijen Sebagai Alat Kepentingan Politik
Tulisan selanjutnya Amir Qatar Bertemu Obama Bahas Libya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?