Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Begini Situasi Saat Husni Mubarak Mundur

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 20 April 2011 20:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejak Husni Mubarak mengundurkan diri, publik bertanya-tanya bagaimana sebenarnya mantan orang terkuat Mesir itu meletakkan jabatannya. Harian semi resmi Mesir Alakhbar yang dilansir Alarabiya (20/4) menerbitkan bocoran cerita yang didapat dari sumber-sumber yang tidak diungkapkan namanya.

Menurut bocoran tersebut, tiga orang pejabat Mesir yang memainkan peran besar mendesak Mubarak mundur kala itu adalah Hussein Tantawi mantan menteri pertahanan yang kemudian memimpin Dewan Tinggi Angkatan Bersenjata Mesir, mantan perdana menteri kala itu Ahmed Shafik dan mantan presiden Omar Suleiman.

Setelah lebih dari dua pekan sejak 25 Januari rakyat Mesir melakukan aksi demo, bersama istrinya Susan Thabet, Mubarak mengungsikan diri ke Sharm el-Sheikh, kawasan wisata di tepian Laut Merah. Keluarga mantan diktator Mesir selama lebih dari 30 tahun itu memiliki tempat peristirahatan di sana.

Baru sampai di bandara, istrinya jatuh pingsan dan penerbangan ditunda sampai wanita itu siuman.

Setibanya di Sharm el-Sheikh, Tantawi yang berpangkat brigadir jenderal, Shafik yang berpangkat letnan jenderal serta Omar Suleiman, terus mendesak Mubarak segera mundur dari jabatannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun Mubarak menolak sampai ia yakin bahwa kedua putranya, Alaa dan Jamal yang saat itu masih berada di Kairo, tiba di Sharm el-Sheikh dengan selamat.

Ketiga pejabat Mesir itu terus mendesak Mubarak, sementara Mubarak terus mengulur waktu sambil menunggu kedatangan kedua putranya.

Suleiman dari Kairo merekam pidato pengunduran diri Mubarak pada 11 Februari siang hari, karena tidak cukup waktu untuk mengirimkan teknisi radio ke Sharm el-Sheikh guna mengambil rekaman suara Mubarak.

Jenderal Ismail Etman, direktur moral di Departemen Angkatan Bersenjata lantas mengambil dan mengantarkan kaset rekaman itu ke gedung Radio dan Televisi di Kairo dan menunggu instruksi penyiarannya.

Mubarak terus saja berusaha menunda pengumuman pengunduran dirinya. Namun Tantawi, Shafik dan Suleiman berikeras bahwa penayangan rekaman tersebut tidak bisa ditunda-tunda lagi.

Gagal mengulur waktu, Mubarak akhirnya sepakat bahwa rekaman akan diputar satu jam lebih awal dari waktu yang diinginkannya. Akhirnya rekaman itu disiarkan pada 11 Februari pukul 18:00 waktu Kairo.

Menurut bocoran yang ada, Mubarak sama sekali tidak keberatan dengan pidato pengunduran dirinya.

Omar Suleiman berbicara 50 detik di televisi untuk memberitahu rakyat bahwa Husni Mubarak telah meletakkan jabatan dan kekuasaan diambil alih Dewan Tinggi Angkatan Bersenjata.

Sebuah era baru di Mesir pun dimulai.

Sebelumnya dikabarkan bahwa kedua putra Mubarak bersitegang pada detik-detik terakhir pengunduran dirinya. Baca laporannya di berita sebelumnya Dua Putra Hosni Mubarak Bersitegang Terkait Pidato Ayahnya. *

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya GARIS Tuntut Pembebasan Antasari Azhar
Tulisan selanjutnya Prancis Kirim Pelatih Pemberontak Libya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?