Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setengah Penduduk AS Bernapas Udara Tercemar

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 28 April 2011 18:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Polusi udara merupakan ancaman bagi kesehatan sekitar 154 juta orang Amerika – atau lebih dari setengah penduduk AS, kata Asosiasi Paru-paru Amerika (ALA), Rabu (27/4).

Menurut ALA dalam laporan tahunan terhadap kualitas udara di seluruh Amerika Serikat, udara begitu tercemar di beberapa daerah yang sering berbahaya untuk bernapas.

Sekitar 48 persen warga AS tinggal di negara dengan asap (ozon) terlalu tinggi. 20 persen tinggal di daerah yang memiliki kecenderungan terlalu banyak polusi, dan enam persen tinggal di daerah dengan jelaga berbahaya (polusi partikel) sepanjang tahun.

Sekitar 17 juta orang Amerika hidup di daerah dengan terkena ketiga bahaya polusi udara tersebut, laporan mencatat.

Laporan itu mencatatkan California sebagai negara bagian yang paling tercemar, dengan penduduknya bernapas beberapa udara terburuk yang berbahaya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dibandingkan dengan negara-negara lain, California memiliki lebih banyak tempat tercemar, termasuk Los Angeles, Long Beach, Riverside, Bakersfield, dan Fresno, kata laporan itu.

Honolulu di Hawaii dan Santa Fe-Espanola di New Mexico adalah dua kota yang tidak memiliki hari-hari dengan tingkat asap dan jelaga mencapai rentang yang tidak sehat, menjadikan kota ini sebagai kota terbersih di negara bagiannya, kata laporan itu.

Penelitian ini memaparkan, polusi udara telah mengancam kesehatan manusia, tidak hanya paru-paru.

Pencemaran partikel kecil dapat mengendap jauh di dalam paru-paru dan memicu proses radang, yang dari waktu ke waktu dapat menyebar ke tempat lain di dalam tubuh dan merusak pembuluh darah dan jantung, kata Dr Norman Edelman, Direktur Medis ALA.

Pada hari-hari terdapat lonjakan tingkat asap, ada peningkatan penerimaan pasien di rumah sakit untuk gangguan penyakit pernapasan, serangan jantung, dan stroke, dalam dua atau tiga hari setelah itu, kata Michael Jerrett, seorang profesor ilmu kesehatan lingkungan di University of California, Berkeley School of Public Health.

Selain memberikan risiko jangka panjang dan jangka pendek, polusi juga dapat berkontribusi pada berat rendah pada bayi yang baru lahir, diabetes, penyakit jantung, serangan jantung, stroke, dan, akhirnya, masa hidup lebih pendek, kata Jerrett memperingatkan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KISPA Luncurkan Program Wakaf Qur’an Masjid Al Aqsa
Tulisan selanjutnya BIN Selidiki Kaitan “Al Zaitun” dengan NII

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?