Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bin Ladin Ditangkap Hidup, Ditembak Mati lalu Diseret

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 4 Mei 2011 22:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pejabat senior keamanan Pakistan mengatakan putri Usamah bin Ladin telah mengkonfirmasi bahwa ayahnya ditangkap hidup lalu ditembak mati oleh pasukan khusus Amerika Serikat di menit-menit awal serangan yang dilakukan ke sebuah rumah besar di kawasan Bilal, Abottabad. Demikian Alarabiya melaporkan (04/5).

Disamping mengangkut empat mayat yang bermandikan darah dan peluru, pihak keamanan Pakistan juga menahan dua wanita dan enam anak-anak berusia 2 hingga 12 tahun, setelah pasukan Amerika terbang menuju Afghanistan.

Beberapa laporan menyebutkan, yang ditahan dari rumah itu ada 16 orang, termasuk anak-anak, kebanyakan dari mereka warga Arab.

Sebuah sumber keamanan Pakistan kepada Alarabiya mengatakan, keluarga Bin Ladin telah dipindahkan ke Rawalpindi, dekat Islamabad.

“Mereka sekarang sedang dirawat di rumah  sakit militer di Rawalpindi, di mana mereka diangkut ke sana dengan menggunakan helikopter,” katanya, seraya menambahkan bahwa anggota keluarga di rumah itu adalah anak-anak dan istri Bin Ladin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di rumah itu juga ada seorang perempuan Yaman, yang diduga adalah dokter keluarga. Bin Ladin sendiri diketahui mengalami gagal ginjal.

Pasukan khusus Amerika hanya membawa dua mayat dengan helikopter militer mereka: Bin Ladin dan putranya.

Saat petugas keamanan Pakistan tiba di tempat kejadian, pasukan komando Amerika baru saja terbang menuju pegunungan Pakistan ke arah Afghanistan.

Beberapa sumber mengatakan, salah seorang wanita yang ditahan dari rumah itu adalah satu dari beberapa isteri Usamah bin Ladin.

“Dia orang Yaman dan pingsan selama operasi (militer) berlangsung,” kata seorang pejabat yang minta untuk tidak disebutkan namanya. Dia menambahkan bahwa perempuan itu diberikan perawatan memadai hingga akhirnya siuman.

“Dalam pemeriksaan awal, wanita tersebut mengatakan bahwa mereka pindah ke rumah di Abottabad itu lima atau enam bulan lalu,” jelas pejabat itu.

Wanita itu, katanya, tidak memberikan informasi lebih lanjut tentang Bin Ladin dan kepindahannya ke rumah tersebut.

Pejabat itu mengatakan, seorang anak perempuan Bin Ladin berusia 12 tahun merupakan salah satu dari anak-anak yang diamankan dari rumah berlantai tiga itu.

Gadis kecil itu dilaporkan telah mengatakan kepada para penyelidik Pakistan bahwa pasukan Amerika Serikat menangkap ayahnya dalam keadaan hidup lalu menembaknya hingga mati dihadapan anggota keluarga lainnya. Setelah ditembak mati oleh pasukan komando AS, mayat Bin Ladin kemudian diseret menuju ke helikopter.

Terjadi kesimpang-siuran berita mengenai satu orang pria lain yang ditengarai putra Bin Ladin. Ada yang mengatakan ia terluka lalu dilemparkan ke helikopter terpisah dengan Bin Ladin. Dan ada pula yang mengatakan bahwa ia dibawa pasukan AS dalam keadaan mati.

Menurut pejabat Pakistan, tidak semua anak-anak yang diamankan dari rumah itu adalah anak Bin Ladin.

Dikatakan bahwa Amerika Serikat belum diizinkan untuk menemui anak-anak dan para wanita yang ditahan itu.

Mengenai wanita kedua, pejabat Pakistan menduga ia adalah kerabat dekat Bin Ladin atau pembantunya.

Menurut keterangan yang diperoleh pejabat Pakistan dari orang-orang yang ditahan, Usamah bin Ladin maupun orang-orang yang ada di rumah itu tidak ada yang mengeluarkan tembakan ke arah helikopter atau pasukan Amerika Serikat.

“Tidak satu butir peluru pun yang ditembakkan dari rumah itu ke arah pasukan AS dan helikopter mereka,” kata seorang pejabat yang diyakini mengetahui persis informasi itu.

“Helikopter mereka (AS) mengalami kerusakan teknis dan jatuh saat akan meninggalkan lokasi,” jelasnya.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:matiold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Netanyahu Lakukan Perjalanan Hasut ke Eropa
Tulisan selanjutnya Hamas Tak Perlu Akui Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?