Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Iran: Usamah Ditahan Sebelum Tewas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Mei 2011 10:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Simpang siur tentang tewasnya Usamah bin Ladin masih saja terjadi. Kali ini datang dari Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad yang mengatakan pemimpin Al Qaidah Usama bin Ladin sebelumnya telah ditahan oleh AS sebelum ia terbunuh oleh militer AS untuk tujuan “politik”.

“Kami memiliki informasi yang tepat mengenai situasi bin Ladin jika ia ditahan oleh militer Amerika sebelum ia terbunuh. Mereka membuatnya sakit,” IRNA mengutip apa yang dikatakan Presiden Ahmadinejad dalam wawancara televisi.

“Hari di saat Amerika mengumumkan jika mereka membunuh bin Ladin, ia telah ditahan lebih dulu. Kenyataannya, selain karena penyakit, bin Ladin terbunuh karena tujuan politik Amerika Serikat,” tambahnya.

Ia juga menyebut,  jika pembunuhan bin Ladin merupakan gerakan oleh Presiden AS Barrack Obama untuk mencapai tujuan politiknya.

“Hal ini digunakan untuk kampanye pemilu Obama,” ia menekankan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden Ahmadinejad menambahkan jika saat ini Washington mencari sosok pengganti bin Ladin untuk mencapai tujuannya di Negara tersebut.

Obama mengklaim jika bin Ladin terbunuh oleh pasukan AS pada tanggal 1 Mei di persembunyiannya di Pakistan.

Pejabat AS kemudian mengumumkan jika jenazah bin Ladin ditenggelamkan di laut, dan dengan asal menyebutkan jika itu telah sesuai hukum Islam, yang mensyaratkan penguburan dalam waktu 24 jam setelah kematian.

Bagaimanapun, penenggelaman jenazah tidak ada dalam ajaran Islam dan tidak ada jangka waktu penguburan.

Pejabat AS mengklaim keputusan mereka untuk menenggelamkan jenazah dengan alasan tak ada satupun Negara yang mau menerima jenazahnya, tanpa menjabarkan Negara mana saja yang telah dihubungi mengenai hal itu.

Obama juga mengumumkan dalam wawancara di televisi jika ia memutuskan untuk tidak mempublikasikan “foto yang mengganggu” dari jenazah bin Ladin untuk menghindari “resiko keamanan nasional” dan karena khawatir digunakan sebagai “alat propaganda.”

Sayangnya, sampai hari ini tak ada media-media besar yang mengkritisi berita “akal-akalan” dari pihak Amerika ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Obamaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rabi Yahudi Tegaskan Taurat Larang Pembentukan Negara Israel
Tulisan selanjutnya Perlunya Mewaspadai Dosa Dosa Pengguncang Hati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?