Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ali Damache Mengaku Terlibat Jihad Jane

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Februari 2013 14:35 2:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Februari 2013 14:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria warga Aljazair yang menjadi pusat perhatian terkait kasus Jihad Jane secara tidak terduga mengaku bersalah terlibat kasus itu di pengadilan lanjutan di Irlandia hari Rabu (27/2/2013), sehingga semakin membuka peluang untuk diekstradisi ke Amerika Serikat.

Ali Damache sudah dipenjara di Irlandia selama hampir tiga tahun, guna menjalani vonis pengadilan dalam kasus ancaman lewat telepon yang tidak ada kaitannya dengan Jihad Jane. Namun hanya beberapa menit setelah dibebaskan, dia kembali ditahan atas permintaan biro investigasi Amerika Serikat, FBI, kata sumber pengadilan. Dia akan menghadapi sidang untuk ekstradisi pada hari Kamis ini di Dublin, Irlandia.

Pengakuan mengejutkan itu disampaikan Damache, 47, saat memberikan kesaksian dalam persidangan lanjutan kasus ancaman lewat telepon terhadap seorang Muslim di Amerika Serikat pekan ini di pengadilan Waterford. Dakwaan lain yang lebih serius, yaitu mengancam membunuh dua aktivis Amerika Serikat dicabut.

Kasus ancaman lewat telepon ancaman yang dilakukan Damache berkaitan dengan aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Muslim di Amerika, Majed Moughni.

Moughni mengorganisir unjuk rasa di depan pengadilan saat pemuda kelahiran Nigeria, Umar Farouk Abdulmutallab, tersangka rencana pemboman pesawat di Detroit pada Desember 2009 disidang. Moughni dan teman-temannya bersuara menentang tindakan yang dilakukan Abdulmutallab itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Unjuk rasa itu diliput luas oleh media, esok paginya Moughni mengaku menerima ancaman lewat telepon di rumah dari seorang pria tidak dikenal, yang marah karena Moughni menentang tindakan Adulmutallab.

“Saya akan menembak kepalamu karena kamu munafik,” kata pria itu dalam pembicaraan telepon yang direkam Moughni.

Di Amerika, Moughni mengaku senang dengan persidangan Damache itu.

Sementara stasiun televisi Irlandia RTE melaporkan bahwa pengacara Damache mengatakan kliennya meminta maaf kepda Moughni dan dia tidak dalam keadaan kondisi emosional yang baik saat melakukan hubungan telepon ketika itu.

Dalam kasus itu pengadilan Irlandia menjatuhkan Damache hukuman penjara empat tahun dengan hukuman tahun terakhir ditangguhkan. Tetapi kemudian usai persidangan lanjutannya hari Rabu kemarin, di mana Damache akan dibebaskan karena hukuman tahun terkahirnya ditangguhkan, pria itu ditangkap kembali atas permintaan FBI.

Amerika Serikat memang sudah menanti-nanti berakhirnya masa hukuman Damache dalam kasus ancaman telepon itu, untuk kemudian dijerat lagi dengan tuduhan terorisme Jihad Jane sehingga pria Aljazair bisa diekstradisi ke AS.

Tuduhan terorisme oleh AS itu jauh lebih serius. Damache dituduh AS melakukan konspirasi memberikan materi-materi pendukung kepada teroris, khususnya, dengan cara membujuk dua orang wanita kelahiran Amerika untuk masuk Islam di Irlandia pada tahun 2009.

Colleen LaRose, seorang wanita Pensnsylvania yang menjuluki dirinya sendiri sebagai Jihad Jane, dalam pengadilan lain di AS mengaku bersalah melakukan konspirasi bersama Damache untuk membunuh seniman Swedia Lars Vilks, yang membuat marah Muslim karena menggambar seekor anjing dengan kepala Nabi Muhammad. [Baca juga berita sebelumnya: Lars Vilks akan Gambar Kartun Nabi Lagi]

Seorang wanita Amerika lainnya, Jamie Paulin Ramirez, menikahi Damache pada hari sesampainya mereka di Irlandia pada September 2009. Dia juga mengaku bersalah di pengadilan AS, terbang ke Eropa untuk membantu teroris.

Terdakwa ketiga, Khalid Muhammad,18, seorang siswa berprestasi di sebuah sekolah di Maryland juga mengaku bersalah.

LaRose, Ramirez dan Muhammad dijadwalkan akan divonis pada bulan Mei di pengadilan federal Philadelphia.

Jurubicara Departemen Kehakiman AS Patty Hartman menolak memberikan komentar mengenai pengadilan di Irlandia atau mengenai ekstradisi tersebut, tulis Reuters.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI dan Ormas Islam Minta Polri Evaluasi Keberadaan Densus 88
Tulisan selanjutnya Mengembalikan Cincin Berlian, Tunawisma Dapat Hadiah Rp 1,6 M

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?