Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menhan Jerman Kecam Operasi NATO di Libya

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 19 Juni 2011 20:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Pertahanan Jerman, Thomas de Maziere, mengecam operasi militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang kontroversial di Libya.

Berbicara dengan majalah berita mingguan yang berbasis di Hamburg, Der Spiegel, pada Sabtu (18/6), menteri yang negaranya bukan bagian dari perang aliansi militer Barat di Libya itu mengatakan bahwa perencanaan seluruh misi NATO di negara Afrika Utara itu cupet.

“Tentu saja, ketika Anda memulai sesuatu, Anda selalu harus tahu, berapa lama Anda bisa keluar keringat,” kata de Maziere seperti dikutip oleh majalah tersebut.

Jerman berada di bawah tekanan intensif oleh sekutu  penting Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) – khususnya Amerika Serikat (AS), Prancis dan Inggris – untuk bergabung dengan misi militer tersebut.

Menurut de Maziere, AS sekali lagi meminta bantuan militer Jerman untuk operasi di Libya selama pertemuan NATO awal bulan ini, yang ditolak oleh pihak Berlin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jerman abstain dalam pemungutan suara di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa bangsa (DK PBB) pada Maret untuk penggunaan kekuatan militer guna melindungi warga sipil di Libya, yang memicu kemarahan negara-negara anggota NATO lainnya.

Sementara itu, de Maziere mengatakan, hal itu juga “sangat tidak mungkin” negaranya akan mengambil bagian dalam misi penjaga perdamaian di Libya, bahkan setelah jatuhnya rezim Qadhafi.

Pengamat politik di Berlin percaya bahwa pernyataan de Maziere terbaru itu hanya akan semakin memusuhi Washington, dan memperdalam perbedaan di dalam NATO, yang peran politik dan militernya pada masa datang sekarang serius dipertaruhkan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LDII Pacitan Tipu Seorang Gadis untuk Lakukan ‘Nikah Dalam’
Tulisan selanjutnya Vatikan Buat Langkah Baru Hindari Pastor Lakukan Pelecehan Seks

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?