Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Penundaan Hukuman Siti Zaenab Bukan Diplomasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juni 2011 12:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa menyatakan bahwa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Madura bernama Siti Zaenab, yang disebut dibebaskan dari hukuman mati ternyata masih terancam hukuman mati.

Seperti diketahui, sebelum ini banyak dikabarkan, Siti Zaenab berhasil dibebaskan dari hukuman pancung karena telepon Presiden ke-4 almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kepada Raja Arab Saudi.

Padahal menurut  Marty, kasus Zaenab masih terus berjalan dan hanya mengalami penundaan eksekusi.

“Tanpa mengecilkan kontribusi yang dilakukan upaya pemerintah terdahuku, perlu dipahami kasus Zainab masih berjalan dan penundaan ekseksui. Bukan karena pendekatan upaya diplomasi tapi korban memiliki anak berusia 1 tahun,” ujar Marty dalam jumpa pers di Kantor Kepresidenan, Kamis (23/6/2011).

Dengan kata lain, Menlu ingin meralat berita selama ini bahwa penundan hukuman akibat diplomasi pemerintah kala itu atau sering diistilahkan “telepon sakti” Gus Dur. Namun menurut Menlu, penundaan semata-mata karena anak korban masih belum beranjak dewasa (akil baligh). Dengan demikian, pengadilan masih menunggu anak korban dewasa sehingga yang bersangkutan bisa memaafkan atau menolak untuk memaafkan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Marty juga mengatakan Presiden telah memberi intruksi kepada pihak perwakilan Indonesia di luar negeri agar terus memberikan informasi kepada ahli waris korban. Kemenlu juga mengatakan tetap berupaya dengan sunggu-sungguh untuk memberikan perlindungan kepada warganya.

Marty bahkan membeberkan apa yang sudah dilakukan perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri dalam hal perlindungan warga negara meliputi Mesir, Tunisia, Yaman, Bahrain, termasuk kasus perompak Somalia dan bencana alam Jepang.

Dia juga menambahkan, pemerintah telah berhasil mengatasi ribuan pekerja overstayer di Arab Saudi.

“Kurang lebih 15 ribu warga negara Indonesia diselamatkan dari berbagai belahan bumi. Kesemuanya dilakukan karena merupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah.” *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menunggu “Al-Hikmah Yamaniyah” di Tengah Kemenangan AKP
Tulisan selanjutnya OKI Kecam Penodaan Istana Bani Umayah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?