Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Tak Bisa Lupakan Korban di Mavi Marmara

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 24 Juli 2011 17:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Turki tidak akan pernah melupakan sembilan warga Turki tewas ketika pasukan Zionis Israel menyerbu  armada bantuan Gaza, Perdana Menteri Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Sabtu (23/7), sesaat menjelang penyerahan laporan PBB mengenai serangan tahun lalu.

Dalam pidato pada Konferensi Para Duta Besar Asing untuk wilayah Palestina di Istanbul, Erdogan mengutuk berlanjutnya blokade terhadap Gaza sebagai “ilegal dan tidak manusiawi”. Ia  mengatakan, masalah Palestina juga masalah Turki, sehingga tidak akan diabaikan.

Erdogan membuka pidatonya dengan menyebut nama-nama  korban tewas dalam serangan di feri Mavi Marmara feri, yang memimpin aktivis armada bantuan.

“Kami belum lupa, kami juga tidak akan lupa, pengorbanan diri saudara kami, kenangan mereka, dan pembantaian yang diarahkan kepada mereka,” katanya.

Turki menarik duta besarnya di Israel setelah insiden Mei 2010, juga menangguhkan kerjasama militer, dan menutup wilayah udaranya untuk pesawat militer Israel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Negara itu ingin Zionis meminta maaf  atas pembunuhan, membayar kompensasi kepada keluarga, dan mengakhiri embargo Gaza.

Untuk sebagian, Israel telah setuju untuk membayar kompensasi, tetapi Zionis masih saja beralasan, marinir  mereka bertindak untuk membela diri setelah para penumpang di kapal menyerang dengan pisau dan memukul.

Amerika Serikat berharap  dua sekutu itu (Turki dan Israel) berteman lagi. Tapi Turki menyebutkan, kalau toh mereka mencapai kata sepakat menutup kasus insiden Mavi Marmara, simpati untuk Palestina dan kesiapan untuk melibatkan Hamas, akan memungkinkan hubungan keduanya tidak akan bebas dari ketegangan.

“Kita harus menemukan solusi untuk  masalah Israel-Palestina atas dasar model dua-negara. Yerusalem Timur sebagai ibukota negara, Palestina merdeka berdaulat, dan layak, adalah apa yang kita inginkan,” kata Erdogan pada konferensi itu.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Teroris Kristen Norwegia Ikut Freemasonry
Tulisan selanjutnya Anggota Parlemen Eropa Kunjungi Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?