Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Walikota Arcangues Rela Digantung Ketimbang Restui Homoseksual

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Juni 2013 10:32 10:32 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Juni 2013 10:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sepasang kekasih berperilaku seksual menyimpang di baratdaya Prancis hari Rabu (26/6/2013) mengajukan tuntutan hukum atas seorang walikota karena menolak memberikan izin perkawinan mereka.

Walikota Arcangues, Jean-Michel Colo, menjadi pejabat pemerintah Prancis pertama yang menolak merestui perkawinan homoseksual, yang belum lama ini disahkan lewat undang-undang. Pria berusia 60 tahun itu sudah menjabat walikota selama 30 tahun.

Pasangan pengidap homoseksual itu, Jean-Michel Martin dan Guy Martineau-Espel, lewat pengacara mereka mengajukan Colo ke meja hijau dengan tuduhan diskriminasi dan menolak melaksanakan tugas resminya.

Pengacara pasangan homo itu, Isabelle Duget, mengatakan bahwa Colo bisa dikenai penjara 5 tahun dan denda 75.000 euro (US$98.000).

“Bagi saya, perkawinan itu adalah antara seorang pria dengan seorang wanita. Saya tidak melakukan diskriminasi sebab pasangan sesama jenis streril (tidak bisa punya anak). Itu merupakan parodi kesetaraan, sebuah kebohongan besar,” kata Colo membela sikapnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya memilih digantung,” daripada mengalah, tegas Colo dikutip AFP.

Menteri Dalam Negeri Prancis Manuel Valls memperingatkan Colo akan “sanksi berat” yang bakal diterimanya. Kepada wartawan Valls mengatakan, pegawai pemerintah yang menolak untuk mematuhi peraturan yang mengakui perkawinan sesama jenis beresiko dipenjara 3 tahun dan denda 45.000 euro.

Kepada AFP Martineu-Espel mengatakan bahwa mereka sudah mengatakan kepada Colo bahwa perkawinannya tidak akan diungkap ke media, namun Colo tetap menolak.

Bulan April lalu Prancis menjadi negara ke-14 yang mengakui perkawinan sesama jenis, setelah Presiden Francois Hollande menandatangai RUU yang diloloskan parlemen, meskipun mendapat banyak perlawanan dari rakyat dan politisi serta kelompok agama.

Perkawinan sesama jenis yang pertama diakui UU Prancis digelar pada 29 Mei 203.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ayah Snowden Yakin Putranya Kembali ke Amerika
Tulisan selanjutnya Pendeta Senior Ditangkap Terkait Skandal Bank Vatikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella
Berita

Pemerintahan Baru Kolombia Dukungan AS Memutus Hubungan Diplomatik dengan Iran

Berita
26 September 2026 09:53
Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?