Hidayatullah.com–Arab Saudi memanggil pulang duta besarnya untuk Suriah untuk konsultasi. Demikian disampaikan Raja Saudi, Abdullah, pada hari Minggu (7/8) dalam sebuah pernyataan disiarkan oleh televisi Al-Arabiya.
“Apa yang terjadi di Suriah tidak dapat diterima untuk Arab Saudi,” kata Raja dalam pernyataan yang dibacakan di TV, dengan mendesak pemerintah Suriah untuk melaksanakan reformasi yang menyeluruh dan cepat.
Suriah mesti memilih cara yang tepat, atau akan masuk ke kekacauan yang lebih dalam dalam, katanya.
Suriah telah dicengkeram oleh demonstrasi selama hampir lima bulan. Para aktivis mengatakan, 1.700 warga sipil telah tewas selama kerusuhan.
Pemerintah Suriah menyalahkan kelompok-kelompok bersenjata dalam demonstrasi itu dan berjanji bahwa tidak akan ada henti melakukan tindakan keras pada orang bersenjata untuk memulihkan stabilitas dan keamanan negara.*




