Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

LSM Amerika Tak Mau Diaudit Hamas

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 13 Agustus 2011 09:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Amerika Serikat mengancam akan menghentikan bantuan senilai USD 100 juta kepada rakyat Palestina di wilayah Jalur Gaza, jika pemerintah setempat yang dikuasai Hamas melakukan audit terhadap lembaga-lembaga swadaya masyarakat Amerika yang beroperasi di sana.

Ancaman tersebut dikemukakan pemerintah AS, sebagai tanggapan tindakan audit atas LSM-LSM yang beroperasi di Gaza, yang mereka nilai tanpa surat perintah dari pihak berwenang.

Pekan ini, Hamas yang mengendalikan pemerintahan Palestina di Jalur Gaza, menutup kantor International Medical Corps, setelah LSM asal Amerika Serikat itu menolak untuk diaudit.

Kemudian Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengancam, akan menghentikan bantuan senilai USD 100 juta jika International Medical Corps tidak diperbolehkan bebas beroperasi.

“Jika mereka tidak memperbolehkan (IMC) untuk buka dan beroperasi kembali, maka jelas sekali kami akan meminta USAID untuk menghentikan semua operasi sampai IMC diperbolehkan buka kembali,” kata seorang pejabat Deplu AS yang tidak menyebutkan identitasnya, sebagaimana dikutip AP (12/8).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amerika Serikat yang menganggap Hamas sebagai organisasi teroris tidak memiliki perwakilan dan kontak langsung dengan kelompok perjuangan Palestina itu.

Menanggapi hal tersebut Menteri Perencanaan Muhammad Awad di Gaza mengatakan bahwa LSM yang beroperasi di wilayah itu harus terdaftar di pemerintah Gaza dan menyerahkan laporan keuangannya. Dan mereka harus bersedia untuk diperiksa oleh akuntan yang ditunjuk Hamas.

“Kami tidak mengatakan terjadi korupsi dalam organisasi-organisasi itu, tapi kami berupaya agar semuanya berjalan sesuai aturan dan memastikan bahwa mereka benar-benar bekerja untuk rakyat Palestina. Karena mereka datang untuk tujuan itu,” kata Awad menjelaskan.

Hamas memenangkan pemilihan umum pada tahun 2006 yang menjadikan kelompok itu berkuasa di pemerintahan. Namun, kelompok Fatah yang dikalahkan Hamas tidak terima dan melakukan perlawanan bersenjata, hingga akhirnya menyerah dan keluar dari Jalur Gaza pada tahun 2007. Selama Hamas berkuasa tidak ada penolakan rakyat Palestina atas kelompok itu.

Berbeda dengan Hamas yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat dan negara-negara Barat, kelompok Fatah yang dinilai lunak dan kooperatif dengan Zionis Israel dan AS dianggap sebagai organisasi politik Palestina yang sah.

Kelompok Fatah menguasai pemerintahan Palestina di Tepi Barat yang berpusat di Ramallah, dan dianggap Barat sebagai wakil rakyat Palestina yang sah.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wabah Kolera Menyerang Somalia
Tulisan selanjutnya Clinton Serukan Boikot Terhadap Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?