Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gul Kunjungi Institut Teologi Islam Jerman

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 22 September 2011 08:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Turki Abdullah Gul mengatakan bahwa kebebasan beragama merupakan salah satu bagian penting dari hak fundamental dan kebebasan. Hal itu dikatakannya saat mengunjungi Institut Teologi Islam di Jerman.

Kunjungan Gul ke Institut Teologi Islam yang berada di Universitas Osnabruck bersama Presiden Jerman Christian Wulff merupakan bagian dari kunjungan kenegaraannya ke Turki pada 18-21 September 2011.

“Jerman menumbuhkan para ilmuwan di segala bidang termasuk teologi. Institut Teologi Islam di Universitas Osnabruck akan melakukan penelitian dan juga mendidik orang-orang yang akan mengajarkan tentang agama Islam,” kata Gul, seraya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Wulff terhadap pendirian institut tersebut.

“Kebebasan beragama adalah salah satu bagian paling penting dari hak-hak fundamental dan kebebasan. Terdapat hampir 4 juta Muslim yang tinggal di Jerman. Departemen ini memberikan kesempatan bagi Muslim Jerman untuk belajar tentang agamanya dan mengajarkan Islam kepada anak-anak mereka,” kata Gul.

Dalam sambutannya, Presiden Wulff mengatakan bahwa insititut teologi Islam didirikan di empat universitas di Jerman. Dalam kesempatan itu Wulff juga menekankan pentingnya dialog antaragama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jerman sejak beberapa tahun lalu mulai merintis pendirian lembaga pendidikan yang akan mengajarkan Islam versi Jerman. Para imigran Muslim, yang antara lain datang dari Turki, dinilai sulit berintegrasi dengan penduduk asli, karena benturan nilai Islam dengan budaya Barat. Pendidikan Islam di luar Jerman atau di tempat asal para imigran, dinilai pemerintah dan para cendikiawan Jerman lebih “keras dan puritan”, sehingga menyulitkan para imigran itu berintegrasi ke dalam budaya negara itu yang cenderung bebas sebagimana lazmnya masyarakat Eropa.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Idrus: Meski Bukan dari Arab, Baju Koko Sah Menutup Aurat
Tulisan selanjutnya AS Dirikan Pangkalan Drone di Afrika dan Arab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
10 September 2026 15:17
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800
Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia

Terbaru

  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?