Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

KBRI Bentuk Tim Pemantau Keamanan WNI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Juli 2013 15:29 3:29 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juli 2013 15:29
Bagikan
Jumlah WNI di Mesir berkisar 5.000 orang, sebagian besar mahasiswa di Kairo dan sejumlah provinsi, seperti Tanta, Zakazik, Iskandariyah, Mansourah, dan Tafahna
Bagikan

Hidayatullah.com–Meningkatnya konflik berdarah di seantero Mesir pascapelengseran Presiden Mohamed Moursi mendorong KBRI Kairo membentuk tim pemantauan warga negara Indonesia guna memastikan keamanan mereka.

Tim pantau itu beranggotakan staf KBRI dan unsur masyarakat Indonesia di Mesir, termasuk mahasiswa, kata Kepala Fungsi Penerangan, Sosial Budaya KBRI Kairo Dahlia Kusuma Dewi kepada Antara di Kairo, Sabtu.

“KBRI terus memantau situasi dan tim pantau langsung turun lapangan untuk melihat kondisi WNI,” katanya.

Dahlia mengatakan semua WNI diimbau tetap tenang, mengurangi kegiatan di luar rumah, tidak terpancing emosi, atau ikut terlibat urusan dalam negeri negara lain baik lisan, tulisan, maupun aksi.

“WNI juga diimbau menjauhi tempat-tempat rawan demo dan terus menjaga kontak dengan KBRI,” kata Dahlia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ia menegaskan, KBRI melayani perlindungan WNI selama 24 jam.

Presiden Persatuan Palajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir Jamil Abdul Latif mengaku secara intensif berkoordianasi dengan KBRI dan semua cabang PPMI di berbagai provinsi.

“Koordinasi itu untuk menjamin keselamatan semua mahasiswa yang sejauh dalam kondisi aman. Anggota PPMI berkisar 4.300 orang,” katanya.

Ketua Himat/Perhimpunan Mahasiswa Al Akhair di Mesir, Subhan Utina, juga terus menjalin kontak dengan anggota Hikmat di Kairo, Tafahna, dan Zakazik.

“Anggota Hikmat berjumlah 49 orang dari Sulawesi Tengah, Manado, Gorontalo, dan Maluku, semuanya aman,” kata putra asal Palu, Sulawesi Tengah itu.

Faisal Minsar, mahasiswa asal Ternate, menimpali,”Alhamdulillah 12 mahasiswa dari Ternate juga aman-aman saja.”

Jumlah WNI di Mesir berkisar 5.000 orang, sebagian besar mahasiswa di Kairo dan sejumlah provinsi, seperti Tanta, Zakazik, Iskandariyah, Mansourah, dan Tafahna.

Situasi keamanan di Kairo dan seantero Mesir sendiri masih belum menentu.

Menurut Perhimpunan Medis Penanggulangan Krisis Mesir, bentrok berdarah antara pendukung dan antikudeta terus terjadi yang dalam dua hari terakhir telah menelan 46 orang tewas dan lebih 1.400 orang cedera.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KBRIkudetamahasiswa Indonesia di mesirWNI di Mesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 10 Seruan Al Azhar Respon Kondisi Mesir Terakhir
Tulisan selanjutnya Saudi Kirim Dai dengan Mukafaáh 1200-1600 USD

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?