Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kazakhstan Semakin Sekuler

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 1 Oktober 2011 11:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tanpa mengindahkan kritikan dari masyarakat internasional, majelis tinggi parlemen (Senat) setuju untuk memberlakukan aturan yang lebih ketat atas aktivitas keagamaan di Kazakhstan.

Dalam peraturan baru yang disetujui hari Kamis (29/9) itu, bangunan lembaga negara tidak diperkenankan memberikan ruangan untuk dipakai sebagai tempat ibadah.

Negara akan memeriksa semua literatur agama yang ada, misionaris asing diwajibkan mendaftarkan organisasinya setiap tahun. Jika mereka dianggap membahayakan keamanan negara, maka dapat diusir dari Kazakhstan.

Peraturan baru yang masih harus ditandatangani oleh Presiden Nursultan Nazarbayev itu, diusulkan oleh pemimpin veteran Kazakhstan sejak satu bulan lalu.

Peraturan baru yang akan segera diterapkan itu mendapat kritik dari Organization for Security and Cooperation in Europe (OSCE), organisasi pemantau HAM terbesar di Eropa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Peraturan yang baru menunjukkan pembatasan kebebasan beragama atau keyakinan, yang tidak semestinya,” kata Janez Lenarcic, pimpinan OSCE.

Kazakhstan sendiri adalah salah satu dari 56 negara anggota OSCE.

Sementara Freedom House yang berbasis di Amerika Serikat menyebut keputusan Senat itu sebagai tindakan represif.

“Legislatsi yang terbaru ini menunjukkan stuasi HAM dan kebebasan beragama yang semakin memburuk d negara ini,” kata Susan Corke, dalam pernyataan Freedom House tertanggal 22 September.

Menanggapi kritikan dari negara-negara Barat itu, wakil pemerintah Kairat Lama Sharif dari Badan Keagamaan berkata, “Banyak negara-negara Barat yang membuat aturan mereka sendiri (terkait pembatasan beragama). Tiga negara bahkan sudah menerapkan peraturan larangan berhijab di negara mereka.”

Dan pada kenyataannya, memang beberapa negara atau kota di Eropa telah menerapkan larangan cadar.

Islam adalah agama paling banyak dianut oleh penduduk Kazakhstan. Disusul kemudian oleh penganut Gereja Ortodoks Rusia. Menurut infomasi dalam buku yang dikeluarkan intelijen CIA, Muslim di negara itu mencapai 47 persen dari total populasi, Kristen Ortodoks Rusia 44 persen, Protestan 2 persen dan lain-lain 7 persen.

Islam disebarkan ke negeri itu oleh orang-orang Arab pada abad ke-8 Masehi, saat mereka merantau ke Asia Tengah. Awalnya bersemi di wilayah selatan Turkestan, lalu bertahap menyebar ke arah utara. Secara historis Muslim Kazakhstan merujuk pada mahzab Hanafi.

Namun, dalam perkembangannya Kazakhstan secara resmi menjadi negara sekuler.*

Keterangan foto: Dibawah guruyan hujan salju Muslim Kazakhtan melakukan shalat di Masjid Besar Almaty.[tmt]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belajar Kepedulian dari Tukang Batu
Tulisan selanjutnya Sosok Sahabat Luar Biasa Hasil Didikan Rasulullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?