Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Karzai: Tak Ada Lagi Perundingan dengan Taliban

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 1 Oktober 2011 22:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Afghanistan Hamid Karzai menyatakan pemerintahnya tidak akan lagi melakukan pembicaraan damai dengan Taliban. Kematian ketua Dewan Tinggi Perdamaian, Burhanuddin Rabbani, membuat dirinya yakin untuk fokus berdialog dengan Pakistan.

Mantan presiden Afghanistan itu tewas akibat ledakan bom bunuh diri, dan pelakunya mengaku merupakan utusan perdamaian Taliban.

Karzai mengatakan tidak mungkin untuk menemukan pemimpin Taliban, Mullah Omar.

“Dimana dia? kami tidak dapat mengetahui Dewan Taliban. Dimanakah itu?” kata dia.

“Seorang pengirim pesan datang sebagai anggota Dewan Taliban dan membunuh, dan mereka tidak mengkonfirmasi atau menolak (bertanggung jawab) atas peristiwa itu. Oleh karena itu, kami tidak dapat berbicara dengan orang lain kecuali Pakistan,” kata Karzai, seperti dkutip BBC (01/10/2011)

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Siapa pihak lain dalam proses perdamaian? saya tidak memiliki jawaban lain tetapi mengatakan Pakistan merupakan pihak lain dalam pembicaraan damai dengan kami.”

Sebuah pernyataan disampaikan oleh dewan nasional pelajar yang mengapresiasi upaya Rabbani untuk membawa perdamaian di negaranya, dan mengecam pembunuhannya.

Pekan lalu, militer AS menuduh agen mata-mata Pakistan membantu jaringan militan Haqqani dalam sebuah serangan di Kabul. Washington menginginkan Islamabad putus hubungan dengan jaringan kelompok Haqqani, yang disebut analis merupakan bentuk campur tangan terhadap urusan dalam negeri Pakistan.

Pakistan membantah memberikan dukungan kepada kelompok Haqqani. Menteri Luar Negeri Pakistan merespon dengan memberikan peringatan bahwa AS dapat kehilangan Pakistan sebagai sekutunya jika terus menuduh Islamabad mendukung kelompok militan.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wafd Pecah Kongsi dengan Al Ikhwan
Tulisan selanjutnya AS Minta Mesir Bebaskan Mata-Mata Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?