Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rakyat Libya Sambut Gembira Kematian Qadhafi

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Oktober 2011 05:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Rakyat Libya melampiaskan kegembiraan turun ke jalan merayakan kematian Moammar Qadhafi, sesaat setelah Perdana Menteri Transisi Libya Mahmoud Jibril membenarkan berita tersebut. Mereka menari dan bernyanyi, meneriakkan pekik kemenangan atas lepasnya mereka dari belenggu diktator selama 42 tahun.

“Kami telah menunggu momen ini sejak lama. Moammar Qadhafi telah terbunuh,” kata Jibril dalam konferensi pers di Tripoli, dilansir dari laman Aljazeera, Kamis (20/10/2011).

Perayaan kematian Khadafi yang memang sudah berlangsung sebelum pengumuman resmi, bertambah meriah. Kota Tripoli sontak ramai dengan suara klakson mobil yang sengaja dibunyikan pemiliknya. Terdengar juga hingar bingar terompet dan bahkan tembakan ke udara, cara masyarakat Timur Tengah dan Afrika merayakan kemenangan.

“Ini adalah momen yang luar biasa. Saya telah menunggu momen ini berpuluh-puluh tahun, dan saya bersyukur pada Tuhan saya masih hidup untuk merasakannya,” kata Menteri Penerangan pemerintah transisi, Mahmoud Shammam, dikutip dari CNN.

Dalam rekaman video, warga terlihat mengeluarkan kepala mereka dari jendela mobil, berteriak-teriak. Di luar sebuah hotel, koki dan pegawai hotel berkumpul, bernyanyi dan menari.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perayaan juga meriah di kota kelahiran sekaligus kematian Qadhafi, Sirte. Beberapa warga terlihat naik ke atap mobil, mengibarkan bendera Libya dan menembakkan peluru ke udara. Saking bahagianya, seorang warga bahkan mencium kamera televisi. Sebagian lainnya bernyanyi dan menari bersama.

Kematian Moammar Qadhafi dikatakan oleh Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, sebuah awal dari Libya yang baru. Setelah ini, ujar Ki-moon, waktunya bagi pemerintah dan masyarakat Libya untuk berbenah.

“Ini hanyalah akhir dari sebuah  permulaan. Sekarang adalah waktunya seluruh rakyat Libya untuk maju bersama,” kata Ki-moon dalam pernyataan singkatnya, dilansir dari Reuters, Kamis.

“Ini adalah waktunya untuk pemulihan dan berbenah, membangun. Bukan waktunya untuk membalas dendam,” lanjut Ki-moon.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anti Rokok Masuk Lapangan Hijau EURO 2012
Tulisan selanjutnya Jimly: UU Intelijen Berpotensi Disalahgunakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?