Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mengandalkan AS, Israel Ancam akan Serang Iran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 November 2011 08:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tanda-tanda intervensi Amerika dengan Zionis-Israel untuk ‘menggempur” Iran nampaknya sudah mulaoi terasa. Sabtu (5/11/2011) malam waktu setempat, Presiden Israel, Shimon Peres mengatakan serangan militer ke Iran sangat mungkin terjadi. Pernyataan ini dikeluarkan Peres beberapa hari menjelang laporan PBB soal program nuklir Iran.

“Intelijen di berbagai negara yang mengawasi Iran merasa sangat khawatir dan menekan pemerintah mereka untuk memperingatkan bahwa Iran sangat siap menggunakan senjata nuklir,” kata Peres dalam sebuah wawancara televisi seperti dikutip BBC.
 
Alasan Nuklir

Sebelumnya, surat kabar Haaretz melaporkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barak mencari dukungan kabinet untuk menyerang Iran, yang oleh Israel dan Barat diduga tengah mengembangkan senjata nuklir.

Surat kabar Israel Haaretz edisi Ahad (6/11/2011), menyebutkan sikap Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta selama kunjungannya ke Tel Aviv, sekitar satu bulan lalu, di mana berusaha meminta penjelasan sikap pemerintah Zionis terhadap masalah proyek nuklir Iran. Namun Panetta belum mendapatkan janji secara jelas dari PM Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Perang Israel Ehud Barak untuk bersumpah menahan diri dari melancarkan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan Amerika Serikat.

Ha’aretz juga mengutip para pejabat Amerika yang mengatakan kepada media massa Amerika tentang kekhawatiran mereka Tel Aviv akan menyerang Iran secara militer tanpa memberitahu Amerika Serikat terlebih dahulu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, Presiden Israel Shimon Peres mengatakan bahwa Badan Energi Atom Internasional (IAEA) pekan ini akan menerbitkan laporannya seputar pada proyek nuklir Iran.

“Tampaknya laporan itu akan menunjukkan bahwa Iran memang berusaha untuk memiliki senjata nuklir,” ujarnya dikutip IRIB.

Haaretz juga melaporkan, belum diambil keputusan apapun soal serangan militer ke Iran. Tetapi, hasil laporan pengawas nuklir Iran yang akan dirilis pada 8 November mendatang akan menjadi salah satu acuan keputusan pemerintah Israel.

Dalam laporannya, Haaretz mengatakan sebanyak 15 anggota kabinet keamanan Israel sejauh ini masih menentang rencana serangan militer ke Iran.
 

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi mengatakan laporan soal nuklir Iran itu didasarkan pada klaim-klaim palsu.

“Saya yakin dokumen itu sangat lemah dari sisi keasliannya. Namun jika mereka berkeras, maka silakan rilis dokumen itu. Lebih baik sesekali langsung menghadapi bahaya dari pada selalu dalam bahaya,” kata Salehi seperti dikutip sejumlah media Iran.

Para ahli Israel menggambarkan program nuklir Iran harus diwaspadai. Sementara itu Menlu Israel Avigdor Lieberman mengatakan laporan IAEA itu akan mengungkap tujuan militer Iran sesungguhnya.

Lieberman secara terbuka berharap Iran akan menjadi sasaran sanksi dunia internasional selanjutnya.

Israel secara konsisten memperingatkan pilihan yang tersisa terkait program nuklir Iran yang dikhawatirkan negara-negara barat bisa memicu perang nuklir.

Nuklir Israel

Sementara di sisi lain, Zionis-Israel sendiri telah mengembangkan energi nuklis yang dampaknya justru membahayakan warga Palestina. Belum lama ini, sebuah kelompok dengan bantuan Al-Khalil (Hebron) University, mempelajari dampak yang mungkin timbul dari reaktor nuklir Dimona Israel, yang terletak di padang pasir Negev sekitar 30 km dari desa Avaria. Gubernur al-Khalil, Hemed Kamel mengatakan, “Tahun lalu kami membunuh lebih dari 2.000 anjing di wilayah kami. Mereka tidak berperilaku normal dan sangat agresif dan ukurannya besar-besar. “

“Selama 20 tahun terakhir, telah terjadi peningkatan tajam pada gangguan Thyroid, kemandulan kelahiran abnormal dan kasus kanker,” kata Mahmoud Sa’adeh, satu dari 10.000 fisikawan international terkemuka untuk Pencegahan Perang Nuklir, dalam sebuah wawancara dengan Press TV. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemiskinan di Amerika Makin Meningkat
Tulisan selanjutnya Buah Hati Dalam Kepungan Lagu Ironi!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?