Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Felix Siauw: Menulis adalah Sarana Berdakwah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Juli 2013 15:53 3:53 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Juli 2013 15:53
Bagikan
Felix: kemampuan menulis tak ada hubungannya dengan bakat
Bagikan

Hidayatullah.com—“Nak atau tak nak? Kalau Nak 1000 Daye!Kalau Tak Nak, 1000 Daleh!” Pepatah Melayu itu menyindir keteguhan hati orang-orang yang memiliki impian. Seringkali kegagalan datang sebelum aksi dilakukan. Namun, kebulatan tekad akan membawa rintangan di depan mata sebagai media penyeberang untuk sampai pada tujuan.

Pepatah INI diungkapkan oleh Felix Siauw, salah satu pembicara seminar “Mari Menulis!” yang diprakarsai komunitas akun Twitter @PejuangSubuh di Aula Masjid Baitul ‘Ilm, Dinas Pendidikan Jakarta, Sabtu (13/07/2013).

Menurut Felix, selain bisa menumpahkan uneg-uneg, menulis sangat berperan penting dalam ranah dakwah.

“Dulu saya tidak menyukai pelajaran mengarang. Bagi saya, bahasa dan sejarah adalah dua hal dari masa lalu yang tidak perlu saya ikut mengetahuinya,”tutur pria yang sudah meluncurkan 5 karya buku ini.

Menurutnya, para ulama salaf juga dikenal sebagai penulis-penulis ulung.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Ternyata para sahabat dan thabiin dan ulama-ulama besar, sangat menggemari bahasa dan sejarah. Dari kedua hal itulah Islam bisa menguasai dunia,”jelasnya.

Penulis novel sejarah Muhammad Al-Fatih itu menjelaskan pentingnya berdakwah melalui tulisan.

Ia mencontohkan tentang Karl Marx. Buku Das Kapital yang ditulisnya, pernah menjadi sorotan dunia. Padahal buku itu menulis tentang sosialisme dan pertentangan kelas. Sebuah materi yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Sayangnya, buku itulah yang dilahap oleh anak muda Muslim.

“Bagaimana dengan kita? Apa yang sudah ditulis?”tanyanya dihadapan hampir seratus orang peserta yang hadir.

Ia terus memotivasi peserta untuk tidak patah arang. Felix percaya bahwa kemampuan menulis tidak ada hubungannya dengan bakat. Komentarnya itu sebagai jawaban atas  pernyataan peserta yang mengatakan dirinya kurang percaya diri (PD) menulis.

Ia mencontohkan anak usia dua tahun yang secara aktif berbahasa Arab atau China.

”Mereka saja bisa. Kenapa? Karena terbiasa. Begitu juga dengan menulis. Itu adalah suatu keterampilan,”tuturnya.

Kegagalan menulis seringkali terjadi saat merangkai kata pertama. Keluhan itu muncul dari beberapa peserta. Ternyata itulah yang jamak terjadi.

“Sudah, tulis saja! Bahkan ketika tidak ada yang ingin ditulis, tulislah kata-kata. Kemudian ceritakan uneg-uneg kenapa tidak mau menulis,”ucapnya.

Paparannya itu membuat peserta yang hadir tergelitik. Trik semacam itu dikatakannya sebagai pancingan untuk menulis lebih panjang.

Secara disiplin Felix menetapkan waktu minimal 30 menit setelah sholat Subuh untuk menulis. Mengalokasikan waktu menulis setiap hari, makin mengasah kemampuan menuangkan kata-kata. “Mengenai waktu, setiap orang memiliki jadwal masing-masing. Hanya saja, ide dalam tulisan saya mengalir deras setelah sholat Subuh,”paparnya.

Pada pembicaraan selanjutnya, Felix bercerita mengenai lompatan-lompatan intelektual melalui membaca. “Kalau kita mau menerbitkan buku, minimal membaca 12 buku dengan tema apa saja sebagai bahan bacaan,”jelasnya. Pada proses menulis buku Muhammad Al-Fatih 1453, Felix membaca 40 buku tentang sepak terjang Al-Fatih yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam adalah sebaik-baik Panglima.*/Rias Andriati

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dakwahFelix Siauwmenulis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tegakkan Peradaban dan Kehidupan Islam dengan Berkasih Sayang
Tulisan selanjutnya Felix: “Siapa yang Menguasai Perempuan, Ia Menguasai Dunia”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?