Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Liberal Isryad Manji Dilempari Telur

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Desember 2011 13:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekelompok Muslim mengganggu sebuah debat yang menampilkan penulis feminis Kanada Irshad Manji di Amsterdam.  Insiden terjadi Rabu (07/12/2011) di De Balie, ketika itu sedang berlangsung debat antara anggota parlemen Kiri Hijau Tofik Dibi dan Manji. Keduanya termasuk muslim liberal, yang juga adalah topik perdebatan itu.

Ketika debat berlangsung, sekitar 30 orang menyerbu masuk ke dalam ruangan. Tidak lama kemudian mereka mulai berteriak-teriak sambil mengibarkan bendera. Mereka juga melempar telur dan ditengarai sempat meludahi wajah Manji serta mengeluarkan ancaman. Kelompok ini menuntut Manji dan Dibi turun dari podium dan baru akan hengkang setelah tuntutan dipenuhi.

Namun kedua pembicara menolak turun sampai polisi harus turun tangan. Dua orang dari kelompok tersebut ditangkap atas alasan penghinaan dan ancaman.

Debat ini dimaksudkan sebagai dialog personal antara Manji dan Dibi tentang bagaimana cara seorang Muslim reformis memastikan debat tentang Islam tidak direbut para ekstrimis (para fobia Islam di satu sisi dan mereka yang radikal di sisi lain), demikian penjelasan Dibi di acara televisi Pauw & Witteman malam harinya.

Fakta bahwa debat digangggu Muslim membuktikan bahwa debat sejenis sungguh dibutuhkan, tambah Dibi dikutip RNW, Kamis (08/12/2011) malam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Manji mengaku belum pernah mengalami hal serupa. Sebagai aktivis liberal yang sering mengkritik Islam, dia terbiasa mendapat ancaman. Dia juga sudah pernah diludahi sebelumnya. Tapi menurut Manji, kelompok pengacau mengusung mentalitas gang dan itu belum pernah ditemuinya.

Setelah acara selesai, Manji mengajukan pengaduan ke kantor polisi Amsterdam dengan ditemani Dibi.

Dibi juga mendapat semacam dukungan dari pimpinan PVV Geert Wilders yang melalui akun twitter-nya menulis “Dibi tidak pantas dilempari telur oleh para Muslim dan pertemuan seharusnya tidak diganggu. Dia seharusnya boleh menyampaikan apapun.”

Seorang Lesbian

Dilahirkan di Uganda pada 1968 dari pasangan Muslim yang keturunan Arab-Mesir dan India, Manji banyak mengalami masa kecil yang kelam atas ulah ayahnya. Dalam bukunya The Trouble with Islam Today, bagaimana dia memrotes tindakan ayahnya yang memukul pembantunya yang bernama Tomasi, yang berkulit hitam. Ayahnya memperlakukan pembantunya seperti budak. Tindakan seperti itu juga dialami ibunya dan dirinya sendiri. Manji bahkan menggambarkan ayahnya sebagai tipe laki-laki yang sangat keras, galak, berkuasa dan menganggap dirinya sebagai kepala keluarga yang setiap ucapan dan tindakannya harus dibenarkan.

Pengalaman buruk masa kecilnya inilah yang kemungkinan menjadikan ia memilih menjadi penganut lesbian.

Meski lesbian, pikiranya banyak digandrungi kelompok liberal di Indonesia. Ia mendeklarasikan diri sebagai “a faithful muslim” (penganut muslim yang beriman), sekaligus perilakunya jauh dari prinsip Islam. Tentang Meski menghadapi hujatan mengenai lesbian-nya, ia mengatakan bahwa “Islam agamaku, dan menjadi lesbi adalah kebahagiaanku”. Bahkan pada suatu wawancara eksklusif di stasiun TV CBC, Manji mengatakan akan menantang Tuhan beradu argument tentang hakikat keadilan.

Bulan April 2008 ia pernah didatangkan di Indonesia bahkan disambut secara meriah. Seorang aktivis liberal Indonesia yang juga alumnus UIN Jakarta bernama Nong Darol Mahmada menulis sebuah artikel di Jurnal Perempuan (edisi khusus Lesbian, 2008) berjudul: “Irshad Manji, Muslimah Lesbian yang Gigih Menyerukan Ijtihad.”

Manji menulis yang terjemahkan dalam edisi Indonesia berjudul “Beriman Tanpa Rasa Takut” di mana isinya menggugat sejumlah ajaran pokok dalam Islam, termasuk keimanan kepada keotentikan al-Quran dan kema’shuman Nabi Muhammad saw.

Kasus Manji di Belanda ini pernah juga dialami penulis liberal asal Bangladesh Taslima Nasrin. Akibat pikirannya, ia terpaksa hidup di pengasingan. Taslima yang melarikan diri ke Amerika Serikat sementara di tempatnya sendiri, di New Delhi ditolak penduduk. *

Keterangan: Manji (tengah, berbaju merah. Diapit pelajar Muslim dalam sebuah acara di Indonesia)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamliberalMedia Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia Tuding Amerika Dalang Kerusuhan Pemilu
Tulisan selanjutnya Dilarang Berhijab Mahasiswi Kazakhstan Tuntut Kampusnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?