Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Benediktus XVI: Homoseksual Mengancam Kemanusiaan

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 10 Januari 2012 21:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam  sambutan tahun barunya di hadapan sejumlah perwakilan diplomatik untuk Vatikan, Senin (09/01/2012), Paus Benediktus XVI mengatakan bahwa perkawinan sesama jenis merupakan salah satu dari beberapa ancaman terhadap keluarga, yang berarti mengancam masa depan kemanusiaan itu sendiri.

Kepada perwakilan dari hampir 180 negara, Benediktus mengatakan bahwa pendidikan untuk anak-anak diperlukan tatanan yang benar dan bahwa kebanggaan terhadap keluarga, berdasarkan pernikahan antara seorang pria dan seorang wanita.

“Ini bukan konvensi sosial sederhana, melainkan sel fundamental dari setiap masyarakat. Akibatnya, kebijakan-kebijakan yang merusak keluarga mengancam martabat manusia dan masa depan kemanusiaan itu sendiri,” kata Benediktus XVI, dikutip Reuters.

Gereja Katolik Roma, yang memiliki sekitar 1,3 milyar pengikut di seluruh dunia, mengajarkan bahwa kecenderungan homoseksual tidaklah berdosa, tetapi perilaku homoseksual berdosa, dan anak-anak seharusnya dibesarkan dalam keluarga dengan seorang ibu dan seorang ayah.

“Unit keluarga sangat penting bagi proses pendidikan dan bagi pembangunan individu dan juga negara. Oleh karena itu diperlukan kebijakan yang mengusung keluarga dan membatu kohesi dan dialog sosial,” kata Benediktus kepada para diplomat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gereja Katolik Roma harus berhadapan dengan pihak-pihak pendukung perkawinan sesama jenis. Di Amerika Serikat, Uskup Agung New York — yang akan diangkat menjadi kardinal bulan depan– Timotius Dolan, pada bulan September tahun lalu mengirim surat kepada Presiden Obama berisi kritikan atas kebijakan pemerintah yang tidak mendukung larangan federal atas perkawinan gay.

Di beberapa negara Eropa, termasuk Spanyol dan Belanda, perkawinan sesama jenis dilegalkan.

Sementara di kalangan Gereja Presbiterian, otoritas gereja tidak ragu untuk mentahbiskan pendeta pelaku homoseksual. Seperti yang belum lama ini dilakukan oleh Covenant Presbytarian Church di Madison, yang melantik Scott Anderson.

Di Denmark, untuk menarik perhatian agar banyak jemaat yang mau datang beribadah, Gereja Lutheran menyediakan pelayanan khusus bagi pasangan sesama jenis yang ingin melakukan perkawinan.* 

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratepaus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perwakilan Muslim Bangkok Demo Larangan Berjilbab
Tulisan selanjutnya Iran Mengacak Sinyal Al Jazeera

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?