Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Takut Menerapkan Hukum Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 September 2005 01:39
Bagikan
Bagikan

Selasa, 13 September 2005

Hidayatullah.com–Perdana Menteri wilayah Ontario, Kanada, Dalton McGuinty membatalkan rencana menerapkan hukum syariah setelah ditentang kalangan sekuler dari dalam dan luar negeri. Tadinya, hukum syariah digunakan untuk menyelesaikan persoalan keluarga muslim di provinsi terbesar di Kanada itu. "Pemerintah memutuskan tidak ada lagi hukum syariah di Ontario," jelas Jubir McGuinty.

Wacana syariah itu berawal dari laporan resmi mantan Jaksa Agung Ontario Marion Boyd Desember lalu. Dia mengatakan, kaum muslim mestinya punya jalan menempuh arbitrase yang menggunakan hukum agama, seperti yang ada di Kristen dan Yahudi.

Boyd juga melampirkan 46 rekomendasi, termasuk melarang memaksa perempuan mengikuti pengadilan agama. Misalnya, dalam kasus perceraian akibat kekerasan dalam rumah tangga atau intimidasi.

Wacana itu ditentang keras tokoh Kanada, seperti Margaret Atwood, June Callwood, dan Shirley Douglas. Mereka menggalang dukungan di Montreal, Toronto, dan Ottawa. Bahkan, juga di Paris, London dan Wina.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintah Ontario memutuskan akan mengeluarkan "sesegera mungkin" peraturan yang melarang seluruh arbitrase agama. Mestinya, hanya ada satu peraturan untuk seluruh warga Ontario. Pengadilan agama mengancam prinsip tersebut.

Mei lalu, Parlemen Quebec secara bulat menentang resolusi untuk menerapkan arbitrase Islam, baik di provinsi maupun Federal. Berdasar sensus 2001, 600 ribu muslim tinggal di Kanada.

Perdebatan sengit ini soal pemakaian hukum Islam untuk warga Muslim di negeri itu sudah berlangsung sejak tahun 1991, saat pemerintah Ontario mulai menerapkan ketentuan yang memberi pemimpin keagamaan, baik Yahudi, Kristen, dan juga Islam, kewenangan untuk menengahi sengketa perdata.

Para pemimpin Muslim mengatakan, mereka kini menghendaki panel penengahan Muslim yang selama ini bersifat informal agar dijadikan pengadilan resmi sebab selama ini tidak bisa diberikan oleh pengadilan biasa.

"Hukum Islam, seperti penengahan dan arbitrasi berdasar agama, memiliki kelebihan, sebab memberikan mekanisme yang cepat dan murah, untuk menyelesaikan sengketa, dan juga memasukkan faktor penyembuhan ke dalam proses," ujar Mohammed el Masri adalah anggota Kongres Islam Kanada.

"Kita membicarakannya dalam konteks sistem hukum Kanada. Dan, kami rasa mediasi dan arbitrasi yang diakui dan diatur lebih baik daripada yang kita temukan selama ini tanpa pengaturan dan pengakuan." katanya.

Namun sejumlah aktifis Islam Liberal di negeri itu, menolak penggunaan hukum agama yang diterapkan secara tertutup, dan kemudian itu dinyatakan mengikat secara hukum menurut ketentuan hukum negara. (afp/jp/bbc/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Selamat Datang Buku Dr. Anis Malik Thoha
Tulisan selanjutnya “Orang Bilang, Ayah Teroris”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?