Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Buku Pengajaran Berimbang Teori Evolusi Beredar di Inggris

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Mei 2010 12:45 12:45 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Mei 2010 12:45
Bagikan
Bagikan

BARU-BARU ini, organisasi pendukung penciptaan cerdas Truth in Science asal Inggris membagi-bagikan buku pedoman pengajaran kritis evolusi biologi berjudul Explore Evolution: The Arguments for and against Neo-Darwinism. Seluruh perpustakaan sekolah Inggris, di mana biologi diajarkan di tingkat lanjutan atas (advanced level), mendapat buku gratis itu sebagai sumber acuan tambahan.

Buku yang mengajarkan secara berimbang dan kritis teori evolusi itu merupakan edisi Inggris dari buku berjudul serupa yang telah terbit sebelumnya di Amerika Serikat (baca: Buku Pelajaran Kritis Biologi Evolusi Terbit di AS). Selain telah disesuaikan dengan kurikulum pengajaran biologi di Inggris, buku tersebut bisa didapatkan gratis dengan menghubungi email berikut: [email protected] .

Bukan asas tunggal

Tidak seperti yang selama ini terjadi, di mana teori evolusi diajarkan sebagai asas tunggal, yang tak ubahnya sebagai ideologi buta tak ilmiah, buku itu memaparkan pula secara jujur para ilmuwan yang tidak sependapat dengan teori evolusi. Dengan kata lain, para siswa diarahkan untuk mengetahui bahwa ilmuwan berbeda pendapat seputar teori evolusi, ada yang menerima dan ada yang tidak menerima kebenaran teori itu.

Buku yang juga disebarkan gratis ke berbagai perpustakaan umum utama di Inggris itu mengajak siswa untuk menyelami bukti dan alur berpikir ilmiah kedua kubu ilmuwan yang pendapatnya bertolak belakang tentang teori evousi itu. Yang teramat penting juga, buku itu membiarkan siswa untuk memilih sendiri, mana yang mereka yakini paling benar, mana yang salah. Pengajaran ini sangatlah sesuai dengan iklim ilmiah, dan berbeda dengan pengajaran teori evolusi yang selama ini dogmatis buta, berat sebelah, serta menyembunyikan pendapat ilmuwan lain yang tidak setuju.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Buku Explore Evolution: The Arguments for and against Neo-Darwinism edisi Inggris itu mengulas bahasan tentang perselisihan pendapat para ilmuwan seputar evolusi yang menjadi daya tarik dan keinginantahuan kawula muda. Bukti-bukti kuat yang dijadikan landasan bagi mereka yang mendukung dan yang menentang Darwinisme dipaparkan secara adil. Penjelasan seperti ini merupakan pedoman sangat bagus yang melatih siswa agar memiliki ketrampilan ilmiah yang sejati, yakni penelaahan berdasarkan bukti dan pemikiran kritis.

Disambut baik

Sejumlah ilmuwan biologi menyambut baik beredarnya buku ilmiah kritis tersebut, yang mendobrak kekolotan teori evolusi yang selama ini diajarkan secara dogmatis buta, tidak ilmiah, dan sepihak. Sebut saja profesor bakteriologi asal University of Bristol, Inggris, Alan H. Linton. Katanya: “Saya telah membaca buku ini dengan ketertarikan besar dan berpandangan bahwa [buku] ini akan membantu siswa ilmu alam memahami cara kerja para ilmuwan melakukan penelitian mereka dan menafsirkan fakta-fakta yang diketemukan. Satu sisi yang menarik bagi saya adalah cara ditampilkannya pendapat yang berlawanan tanpa berat sebelah, membiarkan pembaca sampai pada kesimpulannya sendiri.”

Profesor senior biologi di Cedarville University, John E. Silvius sepakat dan berujar: “Dengan menggunakan pendekatan penyelidikan [atau mempertanyakan] terhadap pertanyaan-pertanyaan menantang dan penuh beda-pendapat seputar asal-usul kehidupan, [buku] Explore Evolution menggabungkan ilmu pengetahuan yang baik dengan teknik pengajaran yang mengena. Daripada berusaha mengindoktrinasi siswa, karya ini menekankan kemampuan siswa untuk terlibat dalam penyelidikan ilmiah rasional atas data terkait sebagai sarana mengembangkan pemahaman mereka sendiri mengenai asal-usul dan fungsi kehidupan di muka Bumi.”

Evolusionis tidak suka

Rupanya buku yang berupaya mengajarkan secara ilmiah dan jujur silang pendapat ilmuwan seputar evolusi ini tidak ditanggapi baik oleh evolusionis dogmatis Inggris. Mereka ingin mempertahankan status quo dan bersikukuh agar teori evolusi diajarkan tetap sebagai asas tunggal, layaknya ideologi dan keyakinan buta yang menyembunyikan pendapat bersebarangan lainnya. Apa isi tanggapan para evolusonis dogmatis tentang buku pelajaran kritis ini? (bersambung) (TiS/ee/hidayatullah.com)

Referensi:

Truth in Science (2010) New Book on Evolution will Awaken Interest and Encourage Critical Thinking. Press Release Regarding the Textbook “Explore Evolution”, 10 March 2010 (http://www.truthinscience.org.uk/site/content/view/300/63/, terkunjungi 11 Mei 2010)

Explore Evolution (2009) Explore Evolution: Endorsements. (http://www.exploreevolution.co.uk/endorsements.asp, terkunjungi 11 Mei 2010)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Bank Arab di Gaza Telah Ditutup
Tulisan selanjutnya Haji Tahun Depan Mulai Dicoba Gunakan Monorail

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?