Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Seorang Muslim Pantang Sia-siakan Waktu

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Juli 2013 09:12 9:12 am
Ahmad
Dipublikasikan 29 Juli 2013 09:12
Bagikan
Merugilah Muslim yang menghabiskan umurnya tanpa muhasabah
Bagikan

DALAM tradisi masyarakat Barat waktu adalah uang. Sementara bagi bangsa Arab, waktu adalah pedang. Semua itu menunjukkan secara pasti bahwa waktu sangat berharga. Siapa kehilangan waktu maka sungguh ia tak kan pernah mampu mendapatkannya kembali.

Maka sungguh aneh jika kemudian masih banyak di antara kita yang menyia-nyiakan waktu. Kalau kita melihat, misalnya seseorang yang setiap harinya membakar uang – meski sedikit -, tentu kita akan menganggapnya orang bodoh dan tidak layak memiliki harta.

Lantas, bagaimana tanggapan kita terhadap orang yang suka menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, tentu lebih bodoh dari orang yang membakar uangnya sendiri. Sebab, harta dapat diganti, sedangkan umur bila sudah berlalu, tak mungkin kembali lagi. Pepatah berkata, “Hari kemarin yang baru saja berlalu, tak ada orang yang dapat mengembalikannya”.

Oleh karena itu, kita mestinya segera sadar bahwa hidup ini selalu berpacu dengan waktu. Amat sayang jika ada waktu kita lalui tanpa bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

Dalam hal ini kita patut merenungi ungkapan yang disampaikan oleh seorang sahabat Nabi, Ibn Mas’ud Radhiyallahu anhu.  “Aku tidak pernah menyesali sesuatu seperti aku menyesali hari yang mataharinya sudah terbenam, sedang umurku berkurang dan amalku tidak bertambah.”

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Terkait dengan pemanfaatan waktu Rasulullah Shallallahu Alayhi Wasallam bersabda, “Ketika suatu kaum duduk dalam suatu majlis dan tidak ingat Allah, kelak mereka akan menyesal. Dan ketika seseorang berjalan pada suatu perjalanan tidak juga ingat kepada Allah, mereka pun kelak akan menyesal (merugi). Dan, ketika seseorang berbaring di kasurnya dan tidak berdzikir kepada Allah, ia pasti akan menyesal.” (HR. Ahmad).

Pemanfaatan Waktu Para Ulama

Kepada siapa kita akan mencontoh pemanfaatan waktu terbaik? Kepada siapa lagi jika tidak kepada para Nabi, sahabat, dan tentunya para ulama.

Mari sedikit luangkan waktu untuk melihat secara lebih dekat beberapa hasil karya tulis ulama terdahulu. Mereka mampu menulis kitab sedemikian banyak dengan bahasan yang sangat lengkap.

Jika diukur menggunakan rasio, jelas umur mereka tidak cukup untuk menulis buku sebanyak itu. Tetapi fakta telah berbicara bahwa pendeknya umur tak membuat mereka gagal melahirkan karya besar yang sebenarnya sangat membutuhkan umur panjang.

Imam Bukhari 16 tahun berjalan mengumpulkan hadits Nabi dengan tidak melewatkan penulisan satu haditspun kecuali diawali dengan sholat dua raka’at. Fakhruddin Al-Razi menulis tidak kurang dari 120 judul buku dalam berbagai macam bidang kajian ilmu. Demikian pula dengan Imam Ghazali, Ibn Khaldun dan ulama-ulama lainnya.

Sungguh benar-benar sangat mengagumkan. Padahal zaman itu belum ada alat percetakan dan komputer seperti sekarang. Lantas, mengapa mereka mampu? Tidak lain karena dorangan iman mereka yang selalu mendorong segenap daya dan upaya untuk memanfaatkan umur mereka detik demi detik dengan amal, karya dan bakti.

Bahkan beberapa sangat cermat dalam memilih makanan hanya karena persoalan waktu. Seperti diceritakan Abu Nu’aim dalam Hilyatul Auliya misalnya, Dawud Ath-Thusi lebih suka minum “fatit” (sop roti) daripada makan roti.

Ketika ditanya alasannya, beliau menjawab, “Perbedaan waktu untuk mengunyah roti dan minum sop roti itu cukup untuk membaca lima puluh ayat suci al-Qur’an”.

Subhanallah, betapa sangat luar biasanya para ulama terdahulu dalam memanfaatkan waktu. Dengan demikian, sudah sepatutnya, kita umat Islam akhir zaman mencontoh apa yang telah ditauladankan para ulama. Jadi, jangan banyak buang waktu dengan urusan sia-sia apalagi mengundang murka Allah Ta’ala.

Bagaimana dengan kita?

Kita sungguh sudah dikelilingi oleh berbagai macam fasilitas teknologi yang sangat mungkin bisa menambah berkah dan pahala dalam keseharian kita. Misalnya, ketika di dalam mobil, sangat baik jika kita mendengarkan murottal, ceramah atau paling tidak mendengarkan nasyd Islami. Atau terus berdzikir dalam hati.

Seandainya saja itu berhasil kita lakukan itu secara konsisten, misalnya mendengarkan ceramah satu jam setiap dalam perjalanan dengan mobil. Maka dalam setahun kita telah mendengar 200 ceramah. Artinya, kita telah berhasil memanfaatkan 200 jam dari umur kita untuk kebaikan.

Dengan begitu, iman dan ilmu kita akan terus bertambah pada waktu dan tempat dimana kebanyakan orang lain lalai memanfaatkannya.

Bahkan ketika kita sedang berinternet sekalipun, katakanlah membuka facebook, maka buatlah status yang bisa memotivasi diri dan orang lain lebih bersemangat dalam belajar, beribadah, berdakwah dan beramal. Jangan gunakan facebook hanya sekedar alat hiburan yang kadang kala justru merenggut waktu kita.

Tetapi, kita kan juga butuh hiburan? Ya, silakan berhibur, tetapi tetap yang tidak melalaikan. Syukur-syukur mengambil hiburan yang bisa menambah wawawan, kecerdasan dan keimanan. Taruhlah seperti berhibur ke masjid bersejarah, pondok pesantren, atau pun museum dan perpustakaan.

Prinsipnya sangat sederhana, silakan manfaatkan waktu kita untuk apa saja yang penting jangan sampai sia-sia apalagi mengundang murka Allah Ta’ala. Di dalam al-Qur’an Allah telah memberikan panduan agar waktu kita digunakan untuk menguatkan iman, memperbanyak amal sholeh, dan saling memotivasi dalam kebenaran dan kesabaran. Jika itu tidak kita lakukan, maka kerugian akan datang menimpa.*/Imam Nawawi

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amalMuslimsia-siakan waktuumurwaktu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bermegah-megah, Tanda Kehancuran!
Tulisan selanjutnya Tenda Haji di Mina Dialokasikan Lebih Awal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?