Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bradley Manning Bebas Dakwaan Membantu Musuh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Juli 2013 11:08 11:08 am
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Juli 2013 11:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hakim pengadilan militer hari Selasa (30/7/2013) membebaskan Bradley Manning dari dakwaan membantu musuh, dakwaan terberat yang harus dihadapi prajurit Amerika Serikat itu disamping dakwaan-dakwaan lainnya terkait bocoran dokumen rahasia negara ke WikiLeaks.

Namun, hakim Kolonel Denise Lind dalam putusannya menyatakan Manning bersalah atas 19 dari 20 dakwaan kriminal terkait pembocoran informasi rahasia paling besar sepanjang sejarah Amerika Serikat tersebut.

Manning awal tahun ini mengaku bersalah atas sebagian dakwaan untuk mendapatkan keringanan hukuman. Meskipun demikian, vonis penjara dalam waktu yang lama masih menantinya.

“Ini merupakan putusan bersejarah,” kata Elizabeth Goitein, seorang pakar masalah keamanan dari Brennan Center for Justice di Universitas New York dikutip Reuters.

“Manning adalah satu dari sedikit orang yang pernah didakwa dengan pasal UU Spionase karena bocorannya ke media … Meskipun kurang bukti bahwa dia bermaksud untuk membahayakan negara Amerika Serikat, Manning terancam penjara puluhan tahun. Ini merupakan preseden yang menakutkan,” imbuh Goitein.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saat sidang pembacaan putusan digelar, sekitar 30 orang pendukung Bradley Manning berunjuk rasa di depan Fort Meade, pangkalan militer tempat sidang Manning digelar.

Menurut Michael Corgan, seorang profesor hubungan internasional di Universitas Boston yang juga mantan perwira di angkatan laut AS, keputusan bersalah atas banyak dakwaan terhadap Manning bakal membuat orang lain ketar-ketir untuk membocorkan informasi rahasia.

“Ini akan memberikan efek yang sangat menggetarkan bagi WikiLeaks,” kata Corgan soal putusan hakim atas kasus Manning.

Bradley Manning, pemuda asal Cresent, Oklahoma, memilih agar kasusnya diputuskan oleh seorang hakim militer daripada diputuskan oleh sekelompok juri militer.

Pengacara pembela Manning mengatakan, pemuda itu bermaksud baik tetapi terlalu naif untuk berharap bahwa bocorannya bisa memicu perdebatan nasional tentang kebijakan diplomatik dan militer Amerika Serikat dalam perang di Iraq dan Afghanistan.

Sejak ditangkap di Iraq Mei 2010, pemuda berperawakan mungil dan berparas manis kelahiran Desember 1987 itu mendekam dalam tahanan militer selama lebih dari tiga tahun.* 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Gaza Diculik Di Mesir, Dipenjara oleh Zionis
Tulisan selanjutnya AS Meminta Militer Mesir Tahan Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?