Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Husni Mubarak Mengaku Bukan Diktator

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Maret 2012 20:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dalam bagian baru memoirnya yang dimuat koran Mesir Ruz Al Yusuf, Kamis (22/03/2012), mantan presiden Husni Mubarak menyatakan bahwa ia bukan seorang diktator. Demikian lansir Al Arabiya, Jumat (23/03/2012).

Mubarak mengatakan bahwa dirinya menerima laporan dari lembaga keamanan negara yang merekomendasikan untuk menyingkirkan tiga tokoh politik yaitu Amr Mousa (mantan sekretaris jenderal Liga Arab yang sekarang mencalonkan diri jadi presiden), Abdul Halim Abu Ghazala (mantan menteri pertahanan) dan Umar Sulaiman (mantan kepala intelijen yang kemudian menjadi wakil presiden untuk sementara waktu saat terjadi revolusi di Mesir awal 2011 yang menggulingkan Mubarak).

“Jika saya diktator, maka saya sudah memerintahkan pembunuhan atas Amr Mousa,” tulis Mubarak dalam memoirnya itu, seraya menambahkan bahwa Adly, telah memperingatkan dirinya akan popularitas Mousa dan sikap menentangnya terhadap Tel Aviv.

Menurut Mubarak, tidak ada orang yang ribut di istana kepresidenan selama 30 tahun masa kepemimpinannya, kecuali ketika mereka bicara tentang Amr Mousa. Bahkan istrinya, Suzan Mubarak, mendesaknya untuk menyingkirkan Mousa.

Suzan Mubarak pernah meminta kepadanya agar Mousa dipensiunkan dini, namun permintaan itu ditolaknya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Mubarak, Amr Mousa memiliki hubungan yang tidak terlacak dengan mendiang orang kuat Libya, Muammar Qadhafi.

Membantah tudingan bahwa dirinya mengabdi untuk kepentingan Amerika Serikat dan Israel, Husni Mubarak mengatakan bahwa jika benar demikian, maka orang-orang akan menyaksikan ia menggunakan kendaraan-kendaraan lapis baja buatan kedua negara itu untuk menghadapi para demonstran yang menentangnya.

Dalam memoir itu, Husni Mubarak menyebut orang-orang yang bekerja dengannya sebagai koruptor. Mubarak menyebut mantan penasehat politiknya Usamah Al Baz sebagai contoh.

Mubarak juga mengatakan bahwa dirinya cenderung untuk mendengarkan dan mengikuti pendapatnya sendiri dalam mengambil keputusan. Jika ia mendengarkan dan mengikuti suara dan pendapat setiap orang disekitarnya, maka ia bisa gila, katanya. Lagipula, dalih Mubarak, kapal tidak mungkin memiliki lebih dari satu nahkoda.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yahudi Serukan Pejabat Uni Eropa Mundur
Tulisan selanjutnya Sekolah Denmark Paksa Siswa Muslim Makan Daging Babi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?