Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gus Hamid: “Umat Islam Harus Berwajah Intelektual”

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 16 April 2012 09:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Orasi ilmiah sekaligus peluncuran buku terbaru Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Phil  berjudul “MISYKAT: Refleksi tentang Islam, Westernisasi, dan Liberalisasi” Ahad kemarin (15/04/2012) menarik berbagai kalangan tokoh dan aktifis di Jawa Timur.

Sirikit Syah, MA – salah seorang penulis produktif– mengapresiasi buku MISYKAT. Dalam sambutannya mewakili ICMI Jatim ia terus terang mengatakan tema ini cerah dan mencerahkan. “Temanya menarik, sayang kalau acara ini saya lewatkan,” sambutnya dengan semangat.

Dalam acara yang diadakan di hotel ELMI Surabaya ini, Gus Hamid demikian Hamid Fahmy Zarkasy akrab dipanggil berhasil memukau hadirin.

Bernas, kronologis, dipadu nalar yang tajam dan renyah, mirip gaya tulisannya di MISYKAT. Meskipun tema-tema yang dibahas tergolong berat, tapi Gus Hamid menyampaikannya dengan lancar-mengalir dan mudah dipahami.

“Tulisan dalam MISYKAT sengaja saya buat sederhana, gaya bahasa pendek-pendek dan mudah dicerna. Agar semua kalangan bisa menikmati. Sebab yang membutuhkan bukan kalangan tertentu saja, tapi umat keseluruhan,” jelasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Saat ini tak banyak orang yang meminati ilmu. Acara konser itu jauh lebih banyak dikunjungi orang dari pada acara seperti ini. Penghargaan kita terhadap ilmu sangat-sangat kurang,” tutur putra salah satu pendiri Pesantren Modern Darussalam Gontor Ponorogo tersebut mengawali orasinya.

Menurutnya, semua itu terjadi karena kaum Muslim kehilangan identitasnya akibat pengaruh budaya Barat.

“Pengaruh Barat terhadap pemikiran umat Islam, tak hanya pada tingkat akademik saja. Tapi, pengaruh itu nampak dari pernyataan-pernyataan sejumlah tokoh masyarakat, wacana liar mahasiswa dan opini di media masa maupun jejaring sosial,” ujar Gus Hamid.

Menurut  Hamid, di bidang pendidikan,  umat jugatelah dirusak. Barat bercita-cita menghapus wajah Islam melalui pendidikan. Gus Hamid memberi satu kasus tentang pendidikan karakter.

“Pendidikan karakter itu proyek Barat untuk menggantikan pendidikan agama. Mereka ingin lebih baik anak-anak Muslim itu berkarakter dari pada beragama. lebih baik humanis daripada religious,” ujarnya..

Gus Hamid sangat berharap umat Islam meletakkan agamanya itu di ruang sosial dengan wajah ‘cantik’.

“Tidak bisa dipungkiri, agama Islam itu agama publik tidak seperti agama lain yang private,” tambahnya.

Wajah ‘cantik’ yang dimaksud adalah wajah Muslim yang berilmu. Karena problem terbesar  krisis ilmu. Dengan lugas dan tegas ia mengatakan, “Wajah Umat Islam harus berwajah intelektual.”

Membendung Liberalisasi Barat

Selain itu, ia menjelaskan tentang upaya membendung liberalisasi Barat pada bidang pemikiran. Caranya dengan membentuk komunitas-komunitas ilmu. Karena menurut Gus Hamid, dari komunitas ilmuan dan ulama itulah yang kelak akan mengerucut menghasilkan konsep-konsep Islam. Konsep Islam itulah yang saat ini dibutuhkan umat.

Menurut doktor bidang pemikiran dan peradaban lulusan ISTAC Malaysia itu, Islam itu adalah ilmu.

“Jika ilmunya dirusak, maka Islamnya akan rusak juga,” imbuhnya.

Pernyataan itu diamini Ketua ICMI Jatim, Islmail Nachu.

“Tulisan Gus Hamid ini saya yakin akan memperkuat basis keilmuan Islam di Indonesia,” ujar Ismail yang kemarin hadir bertindak sebagai pembedah MISYKAT.

Gus Hamid menolak jika berbagai argument dan pendapatnya tentang  Barat itu dianggap sikap kebencian. Ia hanya menulis  dan berbicara Barat apa adanya, sebagai upaya mengenalkan wajah Barat kepada umat.

Walhasil, acara launching buku Gus Hamid ini tampaknya memang telah memiliki daya tarik tersendiri.  Terbukti,  sekitar 130-an peserta yang hadir dari berbagai daerah (sebagaian datang jauh-jauh dari; Pamekasan, Sidoarjo,Mojokerto, Jombang, Pasuruan, Malang, dan Madiun) dan berbagai latar belakang  duduk dan mengikuti acara dengan antusias tanpa beranjak sedikitpun.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Pilar Bangun Etos Kerja Muslim
Tulisan selanjutnya Buka Toko Al Ikhwan Mesir Ingin Kuasai Pasar Ritel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?