Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Buka Toko Al Ikhwan Mesir Ingin Kuasai Pasar Ritel

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 16 April 2012 10:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para investor yang berafiliasi dengan Al Ikhwan Mesir rencananya akan membuka jaringan toko dalam waktu dua bulan mendatang, dengan harapan dapat menguasai sebagian besar pasar ritel di Mesir, lansir Al Mishry Al Yaum (15/04/2012).

Menurut keterangan sumber kepada Al Mishry Al Yaum, Khairat Al Syatir –yang mencalonkan diri sebagai calon presiden– adalah pemegang porsi saham terbesar. Para petinggi Al Ikhwan lainnya juga ikut menanamkan investasinya.

Sumber yang minta agar namanya tidak disebutkan itu mengatakan, Syatir mencantumkan nama menantunya sebagai pemegang saham tersebut, setelah ia mengumumkan ikut maju sebagai calon presiden Mesir.

Masih menurut sumber yang sama, nama jaringan toko itu akan menggunakan nama ‘Zad’, jaringan peritel asal Turki yang sudah dikenal, yang kemungkinan ikut menanam saham.

“Kami sudah memulai negosiasi dengan pabrik makanan besar lokal, dan juga pabrik-pabrik lainnya agar menyuplai kami dengan produk-produk mereka,” papar sumber itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pusat jaringan toko itu akan berada di Nasr City dan cabangnya didirikan di daerah sekitar pemukiman padat penduduk. Untuk dua bulan pertama, 25 toko akan dibuka di berbagai tempat, kemudian jaringannya menyebar secara bertahap ke wilayah gubernuran lain.

Saat ini, di Mesir telah ada sekitar 10 jaringan toko besar dengan merek internasional maupun lokal, seperti Carrefour, Spinneys, Metro, Macro, Fatat Allah, Zahran, Abu Zakri dan Awlad Hagag. Sebagian supermarket-supermarket itu dimiliki oleh kelompok Salafy Mesir. Jaringan toko Metro dimiliki oleh keluarga mantan menteri transportasi, Muhammad Mansour.

Sumber-sumber peritel yang minta tidak diungkap identitasnya mengatakan, kemunculan Zad berdampak pada peritel yang sudah ada lebih dulu, paling tidak terkait masalah pegawai. Sejumlah karyawan Spinney dan Metro di Nasr City pindah kerja ke Zad.

Menanggapi persaingan para peritel besar itu, Presiden Federasi Kamar Dagang Khalid Abu Ismail mengatakan, “Seringkali pedagang dan toko kecil menjadi korban persaingan antara jaringan-jaringan besar dan perusahaan-perusahaan besar dalam memperebutkan pasar.”

“Toko-toko bahan makanan harus bersiap-siap menghadapi persaingan yang akan datang,” imbuhnya.

Kabarnya, Zad akan membuka cabang lebih dari satu di Nasr City.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gus Hamid: “Umat Islam Harus Berwajah Intelektual”
Tulisan selanjutnya Wanita Saudi Boleh Kuliah Ilmu Politik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?