Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gereja Ajak Pelajar Inggris Lawan Perkawinan Homo

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 26 April 2012 11:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perang Gereja Katolik Roma dalam memerangi pengesahan perkawinan homoseksual oleh negara di Inggris, kini melibatkan para pelajar. Sebagaimana dilansir Guardian (25/04/2012), Gereja Katolik Roma telah menulis surat kepada setiap sekolah menengah Katolik yang didanai pemerintah di England dan Wales, untuk meminta mereka mendorong para siswa menandatangani petisi anti perkawinan sesama jenis.

Catholic Education Service –lembaga yang bertindak sebagai wakil dari para uskup Katolik di daerah England dan Wales– menghubungi 385 sekolah agar memperhatikan sebuah surat yang dibacakan di paroki gereja-gereja bulan lalu.

Dalam surat tersebut, uskup agung dari kedua wilayah menegaskan bahwa umat Katolik memiliki “kewajiban untuk melakukan apapun yang kita bisa guna memastikan bahwa arti pernikahan yang sesungguhnya tidak hilang di kalangan generasi mendatang.”

Para pelajar sekolah menengah, sebagai generasi muda, diminta untuk menolak rencana pemerintah yang akan melegalkan perkawinan sesama jenis.

CES juga meminta agar pihak sekolah mengajak para siswanya untuk mendukung kampanye yang digalakkan oleh Coalition for Marriage, sebuah kampanye kalangan penganut Kristen yang telah berhasil mengumpulkan lebih dari 466.000 tandatangan penentang legalisasi perkawinan kaum homoseksual.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak pendukung para pecinta sesama jenis tentu berang melihat tindakan CES.

British Humanist Association (BHA) menilai tindakan CES melanggar pasal 406 dan 407 dari UU Pendidikan 1996, yang melarang indoktrinasi paham politik kepada murid sekolah dan mewajibakan berbagai pandangan politik disampaikan kepada siswa secara berimbang.

“Tindakan Catholic Education Service ini benar-benar keterlaluan, “ kata Richy Thompson, seorang pegiat kampanye BHA.

Namun, tudingan BHA itu disanggah oleh CES lewat jurubicaranya. “Kami mengatakan bahwa sekolah mungkin mau mempertimbangkan untuk menggunakan [surat] ini dalam pengajaran di kelas. Kami mengatakan bahwa mungkin ada yang mau mempertimbangkan untuk meminta para siswa dan orangtua menandatangani petisi itu.”

Jurubicara CES itu juga menekankan bahwa tidak boleh ada sekolah yang mendiskriminasi anggota komunitas sekolahnya.

“Sekolah-sekolah bercirikan agama diperbolehkan untuk mengajarkan tentang seks dan hubungan -serta hal-hal yang terkait dengannya- sesuai dengan pandangan agama sekolah tersebut. Dan pandangan Katolik tentang pernikahan bukanlah pandangan politik, itu merupakan pandangan agama,” tegas jurubicara CES tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gaygerejainggrisold migratesiswa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Taliban Culik Komedian Pakistan
Tulisan selanjutnya Menag: Peredaran Video Porno Sangat Membahayakan Masyarakat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?