Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Putri dan Menantu Tokoh Ikhwan, Khairat Syatir Dikabarkan Meninggal

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2013 05:41 5:41 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Agustus 2013 05:41
Bagikan
Khairat Syatir
Bagikan

Hidayatullah.com—Serangan militer yang diarahkan kepada demonstran pendukung setia Presiden Mohammad Mursy yang digulingkan, korban terus berjatuhan. Dikabarkan anak putri Khairat Syatir dan mantunya meninggal di Rabi’ah Al Adawiyyah.

Prof Dr Ing Khairat As Syatir adalah salah orang penting di Al Ikhwan al Muslimun, tepatnya Wakil Mursyid.

Hingga saat ini, Rumah Sakit di Rabi’ah Al Adawiyyah masih sibuk merawat korban-korban yang berjatuhan. Rumah Sakit ini jug menghimbau warga sekitar untuk mendonorkan darah.

Seorang dokter di Rumah Sakit Rabi’ah Al Adawiyah mengecam keras kekejaman yang dilakukan oleh Militer, dan mendesak aparat untuk membiarkan mobil ambulance dan dokter masuk ke lapangan Rabi’ah.

Rumah Sakit di bundaran Rabi’ah menjadi satu-satunya tempat untuk merawat korban luka-luka, terkena tembakan atau terkena gas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Biarkan TIM kesehatan masuk ke dalam Rabi’ah, hanya itu permintaan kami sekarang. Membunuh, melukai, dan melarang dokter datang merawat mereka yang terluka, kekejaman macam apa ini?” Katanya lewat Chanel TV Aljazeera.

Sementara itu, Chanel TV An-Nil hari Rabu, (14/08/2013) memawancari wakil pemerintah, dia mengatakan bahwa tidak ada penembakan sama sekali sebagaimana diklaim banyak media. Sebaliknya ia menuduh pihak Ikhwanul Muslimin dengan disebutnya “teroris”.  

Jauh hari, perwakilan Ikhwanul Muslimin memberikan pernyataan bahwa telah terjadi konspirasi yang dilakukan oleh kantor-kantor berita di Mesir.

Di saat kekacauan dan kesimpang-siuran seperti ini, sumber-sumber beria di Mesir sangat kurang. Semenjak Mursy digulingkan tanggal 03 Juli 2013, saluran TV yang dikelola kalangan aktivis Muslim dicekal militer. Termasuk Chanel TV Ikhwan, Al Misru 25, juga termasuk TV An-Nas dan Al-Hafidz.

Ahmad Zaki, wartawan TV Aljazeera mengabarkan langsung dari bundaran Rabi’ah Al Adawiyah demonstran hingga Rabu siang masih dikepung dari semua sisi. Militer mengancam akan membunuh siapa saja yang berani keluar.

Militer juga merampas siapa saja yang membawa kamera di lapangan an-Nahdhah. Keadaan terkepung membuat para demonstran tidak dapat keluar dari areal tersebut, termasuk para korban yang tewas dan luka-luka.*/Rizqi Utama

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al ikhwan al muslimunKhairat Syatirmiliter mesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Status Darurat, Syeikh al-Qardhawi Serukan Turun ke Jalan
Tulisan selanjutnya Butuh 44 Meter untuk Hindari Asap dari Para Perokok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

Berita
22 Oktober 2026 13:22
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?