Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Butuh 44 Meter untuk Hindari Asap dari Para Perokok

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2013 06:07 6:07 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Agustus 2013 06:07
Bagikan
"Tidak ada tingkat bebas dari risiko asap rokok"
Bagikan

Hidayatullah.com—Larangan merokok di muka publik atau luar ruangan dalam lima tahun terakhir ini sudah mengalami peningkatan dua kali lipat. Kini sudah lebih dari 2600 tempat sudah menggunakan tanda larangan merokok.

Untuk menghindari bahaya asap rokok, satu studi mendeteksi agar tidak menghirup asap rokok dari perokok butuh jarak sejauh 44 meter.

Beberapa ahli mempertanyakan alasan utama untuk larangan ini karena tidak ada bukti medis bahwa asap rokok di luar ruangan dapat membahayakan kesehatan anak-anak dan lainnya lewat.

“Atau mungkin masalah kesehatan jangka panjang bagi banyak orang “ketika merokok di ruangan terbuka,” kata Peneliti dari Stanford University, Neil Klepeis dikutip Time, Rabu (14/08/2013).

Profesor dari Columbia University, Ronald Bayer mengatakan hal yang lebih parah terkait larangan ini. “Bukti dari risiko kepada orang-orang dalam pengaturan terbuka adalah tipis,” katanya.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Namun ada ratusan studi yang menghubungkan asap rokok dalam ruangan terhadap masalah kesehatan seperti penyakit jantung.

Penelitian ini didukung Undang-undang kota dan aturan kerja yang sekarang memberlakukan larangan merokok di tempat umum.

Sudah ada studi kecil potensi bahaya dari asap rokok saat berada di udara terbuka. Aturan dapat berlaku untuk taman bermain, kebun binatang, pantai dan bidang bola, serta teras makan outdoor dan halte bus.

“Asap rokok berbahaya. Ini sangat berbahaya bagi anak-anak, “kata Councilwoman Maria Cheh dari District of Columbia.

Para petugas kesehatan federal mengatakan merokok di luar ruangan berbahaya. Studi jelas menetapkan dalam ruangan paparan singkat asap rokok dapat menyebabkan darah menjadi lengket dan lebih rentan terhadap pembekuan.

Eksposur ulang lebih berbahaya, dan dapat memperburuk kolesterol, meningkatkan kemungkinan berkembangnya plak di arteri, dan meningkatkan risiko nyeri dada, kelemahan, atau serangan jantung.

Para petugas kesehatan mengatakan tidak ada alasan untuk berpikir lagi bahaya dari menghirup asap rokok.

“Tidak ada tingkat bebas dari risiko asap rokok,” kata Ahli asap rokok dari Centers for Disease Control and Prevention, Brian King.

Di Atlanta, anggota dewan kota bertindak saat menemui seseorang yang merokok di taman kota. Secara teknis, pelanggaran bisa mengakibatkan denda sebanyak 1.000 dolar.*/health.liputan6.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:asap rokokjantungKesehatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Putri dan Menantu Tokoh Ikhwan, Khairat Syatir Dikabarkan Meninggal
Tulisan selanjutnya Salafy Ikut Turun Jalan, Dunia Kutuk Kebrutalan Militer Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?