Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Malapetaka Panas Di Amerika

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate:
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 10 Juli 2012 23:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menurut Badan Kelautan dan Atmosfer AS ( National Oceanic and Atmospheric Administration/NOAA), rata-rata suhu AS bulan Juni 71,2 derajat Fahrenheit (21,8 derajat Celsius) atau 2 derajat Fahrenheit melebihi rata-rata suhu abad ke-20.

Suhu selama Juni 2012 memberikan kontribusi pada rekor setengah tahun terpanas dan periode 12 bulan terakhir terpanas sejak pencatatan dilakukan tahun 1895.

Menurut Pusat Data Iklim Nasional NOAA, lebih dari 170 rekor cuaca panas yang tercatat sepanjang masa terpecahkan pada Juni lalu.

Ilmuwan NOAA, Jake Crouch, mengatakan perubahan iklim mungkin berperan pada kondisi tersebut namun “sulit untuk langsung menunjuk perubahan iklim sebagai faktor pendorong.”

“Apa yang terjadi selama tahun 2012 tepat seperti yang kita bayangkan dari perubahan iklim,” katanya kepada kantor berita Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Setelah 10 hari berturut-turut suhu mencapai tiga digit, gelombang udara dingin sekitar  15 derajat Fahrenheit (9,5 derajat Celsius) bergerak melewati Atlantik Selatan dan Tengah.

Sabtu lalu, temperatur Washington DC mencapai 105 derajat Fahrenheit (40,5 derajat Celsius) dan St. Louis, Missouri, mencapai 107 derajat Fahrenheit (41,6 derajat Celsius).

Gelombang panas di AS dilaporkan menerlan 46 korban jiwa. Kebanyakan korban merupakan usia lanjut yang terjebak di rumah tanpa pendingin ruangan karena listrik padam.

Musim panas tewaskan warga

Sekitar 42 orang tewas akibat gelombang panas yang melanda negara bagian tengah hingga pantai timur Amerika Serikat.

Sejumlah media mengatakan beberapa korban meninggal adalah lansia yang terperangkap di rumahnya tanpa pendingin ruangan karena pemadaman listrik.

10 korban tewas terdapat di Chicago dan jumlah yang sama juga menimpa warga di Virginia dan Maryland. Masing-masing tiga orang meninggal di Wisconsin, Ohio, dan Pennsylvania, dan dua orang di Tennessee.

Bayi perempuan berusia empat bulan meninggal di dalam mobil setelah ditinggalkan “dalam jangka waktu yang panjang” di Greenfield, Indiana.

Sabtu waktu setempat, temperatur mencapai 41 derajat Celsius di Washington DC – salah satu temperatur terpanas yang pernah terjadi di kota – dan 46 derajat Celsius di St. Louis, Missouri.

“Lebih panas dari neraka,” kata John Ghio, turis yang sedang mengunjungi Gedung Putih, pada Reuters.

“Terlalu panas. Ayah saya berkata rasanya seperti dibakar api,” kata wisatawan asal China Xiao Duan, 30.

Sementara itu, ratusan orang di West Virginia, Virginia, Ohio, New Jersey, Maryland, dan Indiana masih mengalami pemadaman listrik akibat badai di area tersebut seminggu yang lalu.

Sejumlah kota membuka kawasan pendingin dan jam ekstra di kolam renang umum. Beberapa komunitas menawarkan makanan pada penduduk yang persediaan makanannya rusak akibat lemari pendingin yang tidak dapat berfungsi.

Kelas-kelas musim panas di 21 gedung dibatalkan karena tidak ada pendingin ruangan. Temperatur tinggi juga merusak jalan utama Colombus Drive, membuat jalan itu retak dan melengkung sebanyak 12 centimeter.

Cuaca dingin diperkirakan berada di bagian utara negara bagian tengah, meski badai kuat diperkirakan akan datang karena temperatur rendah.*

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Annan Kunjungi Iran, Oposisi Suriah Tetap Tolak Tawaran Damai
Tulisan selanjutnya Restoran di AS Melawan Atheisme dengan Strategi Diskon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?