Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Inspirasi Ramadhan

Malam Spesial di Masjid Amru bin Ash

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Agustus 2012 07:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejak habis shalat ashar, kawasan Fustat mulai dipadati orang. Tikar hijau sudah dari sebelumnya ditumpuk di pinggiran jalan, disediakan untuk shalat isa dan tarawih di malam harinya. Polisi berseragam putih-putih terlihat sudah berjaga-jaga lebih awal. Tak ketinggalan juga pemadam kebakaran turun dikerahkan sebagai langkah antisipasi.

Suasanya ini adalah gambaran sore hari di sekitar masjid Amru bin Ash pada tanggal 26 Ramadhan, atau malam 27 Ramadhan. Biasanya, setiap tahunnya masyarakat Mesir datang dari berbagai penjuru daerah untuk melaksanakan shalat tarawih berjamaah guna mengikuti imam Syeikh Muhammad Jibril, seorang qari internasional asli Mesir.

Di luar bulan suci Ramadhan, kawasan Masjid Amru bin Ash sebenarnya biasa-biasa saja. Setiap harinya, Masjid Amru bin Ash selain dipakai untuk shalat berjama’ah, juga menjadi salah satu objek wisata yang sering dikunjungi turis.

Namun suasana ini akan berbeda jika Ramadhan datang, khususnya di sepuluh hari terakhir. Masjid ini diramaikan oleh orang yang beriktikaf. Namun ketika malam ganjil 27 Ramadhan tiba, masjid pertama di Afrika ini berubah menjadi lautan manusia. Semua ingin berbondong-bondong mengikuti shalat dengan imam Syeikh Muhammad Jibril.

Budaya ini sudah diketahui masyarakat secara luas. Meski ada orang-orang yang tidak sempat ikut shalat di masjid Amru bin Ash, akan tetapi minimal mereka mengetahuinya.

Baca Juga

Jubah 1.000 Dirham: Totalitas Tamim Ad-Dary Menjemput Lailatul Qadar
Bulan Puasa Melatih Pola Hidup Sederhana
Dapur Ramadhan Hammad: 500 Ifthar Harian Plus 50.000 Dirham Lebaran
Kisah Jenaka Bulan Puasa 5 : Cara Unik Membangunkan Warga untuk Sahur
Teladan Keteguhan Imam Ahmad dan Kasman Singodimedjo pada Bulan Ramadhan

Malam tanggal 27 Ramadhan memang sangat identik dengan dua kata kunci, masjid Amru bin Ash dan Syeikh Muhammad Jibril. Hal seperti ini sudah dipahami orang dari kalangan profesional hingga sopir angkutan.

“Ingin ke Syeikh Jibril ya?” tanya supir taksi kepada hidayatullah.com saat menyebutkan arah tujuan ke masjid Amru bin Ash.

“Malam ini setiap orang shalat di Amru bin Ash dengan Syeikh Jibril,” tuturnya lagi.

10 malam terakhir Ramadhan dan Syeikh Muhammad Jibril boleh jadi magnet tersendiri bagi orang-orang Mesir untuk berbondong-bondong ke Masjid Amru bin Ash.

“Saya datang ke sini karena Syeikh Jibril hanya datang hari ini,” tutur Sulaiman yang datang dari Giza kepada hidayatullah.com.

Tidah hanya orang Mesir saja yang meramaikan masjid kawasan yang berdampingan dengan komplek gereja Koptik ini. Penduduk asing juga banyak yang datang, termasuk orang Indonesia. Bahkan orang-orang Malaysia biasanya datang berkelompok dengan menyewa bus sendiri.

Rombongan

Nama Syeikh Muhammad Jibril memang sudah sangat dekat di hati masyarakat Islam di Mesir. Betapa tidak, qari internasional yang sudah melanglang buana ke banyak negara untuk mengaji atau menjadi imam ini adalah asli warga Mesir. Masyarakat Mesir seakan begitu membanggakan padanya.

Semakin menjelang magrib, semakin bertambah terus jama’ah yang datang. Kebanyakan mereka datang dengan berkelompok, baik dengan keluarga atau kerabat.

Mereka membawa bekal sendiri-sendiri untuk berbuka puasa. Namun tidak perlu khawatir bagi yang datang dengan tangan kosong, karena banyak sekali penjual musiman yang menjajakan makanan di sekitar masjid.

Tidak jarang juga orang-orang Mesir menawarkan makanan yang dibawanya kepada kita. Kita diajak bergabung dengan mereka. Inilah yang dialami langsung hidayatullah.com. Ayam dan roti gandum yang menjadi bekal mereka pun juga menjadi makanan kita.

Selepas shalat magrib, semakin banyak orang-orang yang berdatangan. Ketika adzan isya mulai berkumandang, banjir manusia pun semakin menjadi-jadi. Malam 27 Ramadhan memang sangat spesial di Negeri Para Nabi ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Antrean Pergi Haji Mencapai 15 Tahun
Tulisan selanjutnya OKI Tanggung 50 Persen Rekonstruksi Arakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Inspirasi RamadhanRamadhan

Seribu Dirham Ramadhan dan Ujian Keikhlasan

8 Maret 2026 17:00
5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Inspirasi Ramadhan

5 Tips Mendidik Anak agar Mencintai bulan Ramadhan

25 Maret 2022 06:00
Sejarah perang di bulan ramadhan
Inspirasi Ramadhan

9 Perang Kaum Muslimin di Bulan Ramadhan

16 April 2021 07:00
Takjil Sehat Kacang Hijau Almond
Inspirasi Ramadhan

5 Resep Takjil Sehat Untuk Berbuka Puasa

14 April 2021 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?