Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lebih dari Seperlima Anak Amerika Hidup Miskin

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 14 September 2012 15:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat, negara maju yang mengklaim dirinya sebagai negara adidaya, ternyata menyimpan borok kemiskinan, yang jumlahnya di luar perkiraan para pakar.

Berdasarkan analisa data statistik yang dirilis pekan lalu, diketahui bahwa lebih dari satu dari setiap lima anak di Amerika Serikat hidup dalam kemiskinan.

Para pakar demografi mengkaji angka-angka pada laporan Biro Sensus AS tahun 2011 dan mendapati bahwa kondisi perekonomian negara adidaya itu lebih buruk daripada yang diperkirakan para pakar sebelumnya. Di mana tingkat pengangguran dan kemiskinan di kalangan warga AS masih tetap tinggi.

Julie Zaebst, manajer kebijakan di Greater Philadelphia Coalition Against Hunger, mengatakan kepada Philly Inquirer bahwa angka warga miskin masih tetap berada di level yang tinggi. “Meskipun ekonomi mengalami pemulihan,” kata Zaebst.

Ironisnya, sementara rakyat miskin menderita, kondisi orang-orang kaya di Amerika Serikat lebih baik dari sebelumnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebanyak 40 persen rakyat kelas bawah tidak mengalami peningkatan pendapatan pada tahun 2011, dibanding satu tahun sebelumnya. Sedangkan orang kaya yang jumlahnya hanya 1 persen dari populasi AS pendapatannya naik 6 persen. Hal ini tentu menambah kesenjangan antara si kaya dan si miskin.

Berdasarkan data terakhir itu, orang muda di AS adalah kelompok yang paling menderita, sementara orang dewasa yang hidup di bawah garis kemiskinan mencapai angka yang cukup signifikan. Jumlah anak-anak yang hidup di bawah garis kemiskinan mencapai 21,9 persen atau lebih dari satu orang dari setiap lima anak Amerika, atau lebih dari seperlima. Sementara orang dewasa di atas 65 tahun yang hidup miskin mencapai 8,7 persen.

Kondisi rata-rata keluarga Amerika berdasarkan data tahun 2011 itu tidak lebih baik dari tahun 2010, bahkan median pendapatan per keluarga 1,5 persen dibanding 2010.

“Tidak diragukan lagi, terkait sejarah panjang kemiskinan sejak kita mulai mengukurnya, ini adalah angka yang sangat buruk,” kata Gary Burtless dari Brooking Institute kepada Kansas City Star.

“Orang bisa bisa mengatakan tidak makan beberapa hari dalam satu bulan, atau hanya makan sedikita dalam satu pekan. Saya tidak pungkiri itu,” imbuh Burtless.

Hanya beberapa hari lalu, Departemen Pertanian AS mengkonfirmasi bahwa rakyat Amerika berjuang mengatasi kelaparan pada tahun 2011 lebih banyak 1,3 juta lebih dibanding tahun 2010. Demikian dilansir Russia Today, Jumat (14/9/2012).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikaanakold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Reaksi Film Anti Islam, HTI Demo Kedubes AS di Jakarta
Tulisan selanjutnya Al Majma’ Al Fiqh Akan Bahas Hukum Rekayasa Genetika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?