Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

China yang Komunis Saja Tegas terhadap Koruptor, Bagaimana Indonesia?

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 21 September 2012 18:48
Bagikan
Amliwazir : Umat Harus Kawal Fatwa Ulama Untuk Menjadi Undang-Undang
Bagikan

Hidayatullah .com—Keputusan hasil Musyawarah Nasional  Alim Ulama Nahdlatul Ulama (Munas NU) sidang Komisi masail al waqi’iyah di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat, Ahad (16/09/2012) yang telah menyetujui diberlakukannya hukuman mati kepada koruptor terus mendapat sambutan masyarakat.

Drs. H. Amliwazir Saidi, pengurus takmir Masjid Agung Al Azhar Jakarta mengatakan, keputusan tersebut sudah tepat dan merupakan angin segar bagi rakyat Indonesia.

“Sebaiknya para pejabat-pejabat terkait, termasuk partai politik menjadikan keputusan ini masuk ke proses hukum, melakukan amandemen-amandemen di DPR,” jelas Amliwazir dalam khutbah Jum’at di Masjid Agung Al Azhar Jakarta Selatan, Jumat, (21/09/2012) siang.

Amliwazir juga menyarankan agar bangsa Indonesia belajar dari negara China.

Menurutnya, komunis saja bisa tegas menghukum mati korupsi, seharusnya Indonesia yang berbasis agama bisa lebih tegas lagi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Amliwazir juga mengambil beberapa kisah nyata bagaimana sikap pemerintah China yang konsisten melawan korupsi.

Ia mencatat, Perdana Menteri China pada tahun 1998, Zhu Rongji, pernah menyuruh mempersiapkan 100 peti mati. Di mana 99 peti mati itu disiapkan untuk para koruptor di China. Sementara 1 peti mati disiapkan untuk dirinya sendiri jika dia melakukan korupsi dalam memimpin China.

“Orang yang pertama kali kena kasus korupsi dalam masa kerja Zhu Rongji adalah Cheng Kejie, pejabat tinggi Partai Komunis China, rekan dekatnya Zhu Rongji,” cerita Amliwajir.

Zhu Rongji tetap menghukum rekan politiknya itu. Zeng Kejie dihukum mati karena kasus suap sebesar US$ 5 Juta. Setelah Zeng Kejie, Wakil Gubernur Jiangxi, Hu Chan-ging juga dihukum mati karena menerima suap mobil dan permata senilai Rp 5 Milliar.

Sikap Zhu Rongji ini mendapat kecaman dari Amnesti International. Menurut Amnesti International sudah 4000 orang ditembak mati karena kasus korupsi di China. Amnesti International menuduh China melakukan kebiadaban atas kebijakan hukuman mati koruptor tersebut.

“Namun hingga hari ini China tidak peduli dengan kritikan Amnesti International, justru China membuktikan kebangkitan ekonominy atas kebijakan tersebut. Kita harus belajar pada China,” jelas Amliwazir lagi.

Diakhir khutbahnya, Amliwazir menekankan bahwa fatwa alim ulama hanya akan tinggal kenangan saja. Ia tidak akan berarti apa-apa ketika ia tidak mampu dibawa masuk menjadi bagian dari sebuah hukum di negara ini.

Karena itu keputusan hukuman mati untuk koruptor dari Munas Alim Ulama NU tersebut harusnya segera diapresiasi umat Islam agar pemerintah bisa mengimplementasikannya ke dalam undang-undang negara.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:koruptorold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bersyirkah Dalam Tiga Hal
Tulisan selanjutnya Al Azhar Klarifikasi Pembatalan Tabligh Akbar #IndonesiaDamaiTanpaSyiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?