Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Komentar “Anti Islam” Tentara Australia di FB Timbulkan Kehawatiran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 September 2012 12:48
Bagikan
Demonstran Muslim bentrok dengan polisi Sydney bulan ini gara-gara film anti-Islam/rtr
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang perwira tinggi purnawirawan Australia yang pernah bertugas di Afghanistan membantah kekuatiran mengenai perasaan anti-Muslim dalam pasukan pertahanan Australia.

Keadaan dinilau sudah tenang di jalan-jalan sejak kerusuhan oleh demonstran Muslim di Sydney hampir dua minggu lalu, tapi hal itu tidak menghalangi munculnya pesan-pesan yang berpotensi menyulut  di dunia cyber.

Sebagaimana diketahui, tentara dari resimen Australia berbasis di Townsville dan pernah bertugas di Afghanistan, entah gurau atau tidak, dalam jejaring Facebook mengusulkan penggunakan senjata untuk menembak orang-orang Islam yang terlibat dalam protes sengit di Sydney bulan ini yang dipicu oleh film Innocence of Muslims yang melecehkan Nabi Muhammad.

Majelis Islam New South Wales meminta polisi dan Pasukan Pertahanan Australia untuk mengusut apa yang disebut sebagai komentar-komentar mengkhawatirkan di media sosial oleh mantan personel tentara maupun yang masih bertugas.

Sejumlah organisasi Muslim, termasuk Majelis Islam New South Wales, telah diberitahu mengenai pesan-pesan di Facebook itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketua Majelis, Khaled Sukkarieh, mengatakan, ia harapkan komentar di Facebook itu cuma bualan saja oleh segelintir minoritas personel dan tidak mencerminkan adanya Islamophobia di lingkungan Pasukan Pertahanan Australia.

“Kami akan sangat kuatir kalau personel Pasukan Pertahanan Australia baik yang mantan maupun yang masih bertugas punya pandangan seperti itu, khususnya kalau mereka pernah bertugas di negara-negara Islam atau sedang bertugas di negara-negara Islam seperti Irak atau Afghanistan,” katanya dikutip laman Radio Australia.

Akan tetapi Mayjen (purnawirawan) John Cantwell yang pernah bertugas di Afghanistan berpendapat tidak ada perasaan anti-Muslim, dan mengatakan tentara Australia tampak  mewakili yang terbaik dari nilai-nilai masyarakat Australia dalam hubungan dengan budaya dan agama lain.
 
Sementara itu Asosiasi Pertahanan Australia mengatakan dalam statement kepada ABC, kalau orang-orang bersangkutan masih bertugas dalam Pasukan Pertahanan Australia, mereka telah melanggar peraturan mengenai pemakaian social media yang bertanggung jawab.

Mereka juga boleh jadi telah melanggar peraturan lain: yakni tidak mempersulit para tentara di garis depan dengan mengeluarkan komentar seperti itu.

Sebelum ini, bulan Maret lalu, militer Australia pernah mempermasalahkan anggota aktif mereka yang menulis komentar menyinggung pada berbau rasis dan penghinaan di Facebook.

Televisi ABC mengungkap bahwa lebih dari 1.000 mantan dan tentara yang aktif ikut dalam situs tersebut, memberikan pernyataan yang menganggu ke dalam budaya yang ada dalam satuan tentara tersebut.

Dikatakan bahwa laman Facebook tersebut yang dulu sangat aktif tersebut kini sudah ditutup. Ratusan kata lontaran dan kasar tidak bisa dipublikasikan, imbuh ABC.

Namun Naomi Brookes, mantan kadet Australian Defence Force Academy, sempat mengatakan bahwa penghinaan yang dilakukan di laman Facebook tersebut sering terjadi di kalangan tentara.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:facebookold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Ajak Waspadai Aliran Sempalan
Tulisan selanjutnya Pulang dari Iraq Puluhan Tentara Jepang Bunuh Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?