Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Skandal Seks Petraeus Menjerat Jenderal Allen

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 14 November 2012 10:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Penyelidikan lebih jauh oleh FBI tentang skandal seks yang berawal dari pengunduran diri Direktur CIA David Petraeus karena selingkuh, ternyata membuka borok dugaan selingkuh jenderal Amerika Serikat lainnya, yaitu John R Allen.

Dilansir oleh Washington Post (13/11/2012) menurut seorang pejabat senior pertahanan AS, badan intelijen dalam negeri AS FBI telah memeriksa 20.000 sampai 30.000 halaman dokumen, kebanyakan surat elektronik, yang mengandung “pesan komunikasi tidak patut” antara Jenderal John R Allen dengan seorang wanita berusia 37 tahun Jill Kelley.

Dalam dokumen komunikasi antara Allen, komandan pasukan Amerika Serikat dan NATO di Afghanistan saat ini, dengan Kelley yang merupakan seorang wanita asal Tampa, terdapat pengaduan berupa keluhan tentang penghinaan yang diterima Kelly dari Paula Broadwell. Di surat-surat tersebut Allen kadangkala memanggil Kelly dengan sebutan sayang “sweetheart”.

Broadwell adalah penulis biografi David Petraeus, yang diketahui menjadi wanita idaman lain mantan komandan pasukan AS di Iraq dan Afghanistan itu, sehingga menyebabkan Petraeus mundur sebagai direktur CIA beberapa hari lalu.

Namun, seorang penjabat senior mengatakan bahwa Kelley adalah “teman baik” isteri Allen, Kathy.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Washington hari Selasa (13/11/2012), pimpinan minoritas di DPR AS Nancy Pelosy (anggota parlemen Partai Demokrat asal California) kepada wartawan mengatakan bahwa skandal David Petraeus tidak mempengaruhi kemananan negara Amerika.

Menurut Pelosy, apa yang terjadi pada Petraeus adalah urusan pribadi. Wanita itu hanya menegaskan bahwa kasus tersebut diakibatkan karena ketidakhati-hatian orang yang bersangkutan.

“Mengapa seseorang sangat tidak berhati-hati, itu adalah urusannya sendiri. Mengapa mereka melakukannya lewat email, itu di luar pemikiran saya. Tetapi yang pasti, sebuah tindakan terhormat telah diambil. Jenderal itu [Petraeus] sudah mengundurkan diri,” kata Pelosy.

Sementara itu Menteri Pertahanan AS Leon Panetta mengatakan, Allen sampai saat ini akan tetap menjadi komandan pasukan Amerika dan NATO di Afghanistan sambil dilakukan penyelidikan atas skandal tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanAmerikajenderalold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Situs Porno Populer Diakses di Mesir, Tunisia dan Libanon
Tulisan selanjutnya Passion Capital untuk Kinerja ABCD

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?