Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kanselir Merkel: Jerman Tetap Dukung Zionis Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Desember 2012 09:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kanselir Jerman Angela Merkel hari Sabtu (1/12/2012) menegaskan kembali dukungan negaranya atas negara Yahudi Israel, setelah sebelumnya mengecewakan Zionis dalam pemungutan suara pengakuan negara Palestina di PBB, karena bersikap abstain.

Jerman, yang akan menyambut kedatangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu beserta banyak menterinya pekan depan, memilih abstain dalam pemungutan suara pengakuan de facto atas negara Palestina yang berdaulat di Majelis Umum PBB hari Kamis lalu (29/11/2012).

Pemerintah Zionis berharap, Berlin akan bersikap sama seperti Amerika Serikat dan segelintir negara lain yang menolak resolusi pengakuan atas Palestina. Menurut Israel pertikaian masalah wilayah pendudukan di Tepi Barat dan Al Quds (Yerusalem) Timur hanya dapat diselesaikan lewat pembicaraan bilateral.

Jerman, yang dihantui oleh memori kelam rezim Nazi dan dongeng Holocaust, cenderung menjadi pendukung dan sekutu kuat negara Yahudi di level diplomatik.

“Jerman akan selalu berdiri di samping Israel dalam masalah ini (keamanan Israel),” kata Merkel dalam rekaman sambutan mingguannya, yang berbicara mengenai dukungan kuat Berlin atas Zionis dalam pertempuran terakhirnya melawan pejuang Palestina Hamas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Israel tidak hanya memiliki hak, melainkan juga kewajiban untuk melindungi warganya,” imbuh Merkel, dikutip Reuters.

Wanita itu menegaskan kembali bahwa Berlin mendukung solusi dua negara dan mendesak perundingan damai Palestina-Israel dilanjutkan.

Merkel tidak menyinggung resolusi PBB yag menaikkan status Palestina dari entitas menjadi “negara pengamat non-anggota”, yang setara dengan Vatikan dan berhak untuk menjadi anggota Mahkamah Kejahatan Internasional (ICJ).

Menteri Luar Negeri Guido Westerwelle hari Kamis lalu menjelaskan alasan negaranya memilih abstain. “Di satu sisi kami melihat hak Palestina untuk memiliki negara sendiri. Tetapi di lain sisi, kami mengakui adanya tanggungjawab khusus atas Israel, dan atas perdamaian, serta stabilitas pembangunan di kawasan itu.”

Di Eropa, hanya Republik Ceko yang menentang pengakuan Palestina di PBB, sementara kebanyakan negara Eropa lainnya termasuk Prancis memilih untuk mendukung.

Kantor PM Netanyahu mengatakan bahwa perdana menteri Zionis itu berbicara lewat telepon dengan sejawatnya di Ceko, Petr Necas, dan akan mengunjungi Praha hari Rabu mendatang dalam rangkaian perjalanannya menuju Berlin guna “mengucakan terima kasih kepadanya.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelJermanold migrateZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memakai Jilbab Tak Hanya Menarik, Tapi Harus Sesuai Syariat
Tulisan selanjutnya Kurikulum Bahaya Rokok Belum Diproses, Kemendikbud Dinilai Terima Sumbangan Sampoerna

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?