Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Korban Penculikan Intel Inggris Dijanjikan Kompensasi

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Desember 2012 21:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Inggris telah setuju untuk membayar 2,2 juta pound kepada seorang disiden Libya dan keluarganya, yang mengatakan bahwa M16 terlibat dalam rendisi ilegal atas diri mereka.

Sami al-Saadi dan keluarganya mengatakan, mereka diambil dan dikirim paksa kembali ke negara asalnya untuk diserahkan kepada rezim Muammar Qadhafi di Libya pada tahun 2004.

Pengacara keluarga itu mengatakan, janji ganti rugi yang disepakati pemerintah London mengakhiri perjuangan hukum keluarga Libya itu, yang mengatakan bahwa intelijen Inggris M16 terlibat dalam penculikan mereka.

Inggris masih menghadapi tuntutan terkait kasus rendisi atas seorang Libya lainnya.

Al-Saadi merupakan penentang Qadhafi yang terkemuka. Dia dipaksa naik pesawat di Hong Kong bersama istri dan empat anaknya, dalam operasi rendisi gabungan Amerika Serikat-Inggris-Libya. Keluarga itu lantas diterbangkan ke Libya, di mana al-Saadi mengaku dikurung dan disiksa oleh rezim Qadhafi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejauh ini belum ada komentar dari kantor Kementarian Luar Negeri Inggris mengenai hal itu, lapor BBC (13/12/2012).

Sapna Malik, pengacara yang mendampingi keluarga al-Saadi mengatakan, trauma keluarga itu selama dalam masa penculikan akan terus terasa.

“Bahkan pemerintah Inggris sampai sekarang tidak bisa menjawab pertanyaan sederhana, ‘Apakah Anda terlibat dalam penculikan saya, istri saya dan anak-anak saya?’” kata al-Saadi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrisintelijenLibyaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemiskinan Melanda Negara Kaya di Eropa
Tulisan selanjutnya LPPOM MUI Punya Alat Cepat Deteksi Daging Babi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?