Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kemiskinan Melanda Negara Kaya di Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Desember 2012 20:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kemiskinan tidak hanya mengguncang negara-negara Eropa seperti Yunani, Spanyol dan Portugal, tetapi juga negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di zona Eropa, lapor Euronews.

Perdana Menteri Prancis Jean-Marc Ayrault yang beraliran sosialis, hari Selasa (11/12/2012) menjanjikan bahwa Paris akan mengalokasikan dua setengah juta euro untuk program lima tahun pengentasan kemiskinan.

Program itu ditujukan bagi lebih dari 8 juta warga Prancis yang memiliki pendapatan kurang dari 60% rata-rata gaji di Prancis. Sedikitnya, 14 persen penduduk Prancis memenuhi kategori itu, dan di sejumlah daerah jumlahnya bahkan lebih tinggi.

Batas resmi garis kemiskinan di Prancis adalah 964 euro perbulan perorang. Dan Prancis merupakan negara terkaya kedua di zona Eropa setelah Jerman.

Prancis akan menaikkan subsidi minimum untuk pengangguran hingga setara dengan separuh upah minimum 1.100 euro.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akses layanan kesehatan gratis akan diperluas bagi setengah juta orang lagi, menambah jumlah sekarang yang mencakup sekitar 4,5 juta jiwa.

Ribuan tempat singgah bagi orang yang tidak memiliki tempat tinggal dan sistem peringatan hutang keluarga akan dibangun.

Italia, negara paling kaya ketiga di zona Eropa yang kini sedang dilanda krisis anggaran, sekarang sedang membuat peta yang menunjukkan tempat-tempat di mana orang-orang miskin bisa mendapatkan makanan dan penginapan gratis di Roma.

Biro statistik Italia dalam laporan terbarunya menemukan bahwa lebih dari 28 persen warga Italia nyaris menyentuh garis kemiskinan atau berada di bawah garis kemiskinan pada tahun 2011. Rata-rata pendapatan perbulan orang yang dianggap miskin di Italia adalah 700 euro ke bawah.

Kritikus menilai perdana menteri yang akan berakhir masa tugasnya, Mario Monti, salah dalam mengelola kebijakan pengetatan anggaran. Dengan pertumbuhan 2,3 persen pengangguran di Italia mencapai 11 persen dan tingkat konsumsi keluarga menurun lebih dari tiga persen sejak masa pemerintahan Silvio Berlusconi.

Kenaikan angka kemiskinan di Eropa bahkan menyentuh negara paling makmur, Jerman, yang sekarang terpaksa ikut-ikutan menerapkan kebijakan pengetatan anggaran.

Statistik nasional Jerman menunjukkan hampir 16 persen warga Jerman tahun 2011 hidup di bawah garis kemiskinan, yaitu dengan penghasilan 60% dari gaji rata-rata, atau 940 euro perbulan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Eropaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terlalu Banyak Sinterklas Bikin Anak Bingung
Tulisan selanjutnya Korban Penculikan Intel Inggris Dijanjikan Kompensasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?