Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia Serang Amerika dengan UU Adopsi Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Desember 2012 06:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Era perang dingin antara Rusia dan Amerika Serikat sudah lewat, namun pada kenyataannya ketegangan antara kedua negara masih terus berlanjut. Hal itu terlihat dari ‘perang undang-undang’ yang dilakoni Kremlin dan Gedung Putih.

Dilansir Euronews (21/12/2012), majelis rendah parlemen Rusia, Duma, menyetujui undang-undang yang melarang adopsi anak Rusia oleh warga Amerika Serikat.

Para diplomat mengatakan, keputusan itu merupakan respon atas undang-undang baru di Amerika Serikat yang dibuat untuk mengkritik Kremlin soal dugaan pelanggaran hak asasi manusia.

Sebagaimana dilaporkan, baru-baru ini Washington meloloskan Magnitsky Act, undang-undang yang namanya diambil dari Sergei Magnitsky yang meninggal saat ditahan di penjara Moskow karena menyelidiki korupsi pemerintah Rusia.

Selama bertahun-tahun sebagian pihak di Rusia terus mendesak diberlakukannya peraturan adopsi yang lebih ketat, karena diduga banyak terjadi kekerasan terhadap anak-anak adopsi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelum pemungutan suara guna meloloskan rancangan undang-undang tersebut, Presiden Vladimir Putin dalam pidatonya berkata, “Mayoritas (orang Amerika) yang mengadopsi anak-anak kita berperilaku baik. Wakil rakyat di Duma bukan bereaksi atas hal itu, melainkan terhadap negara Amerika Serikat, di mana ketika kejahatan terjadi atas salah satu anak kita yang diadopsi, pengadilan Amerika seringkali tidak bereaksi, dan mereka membebaskan para pelaku yang jelas-jelas sudah melakukan kejahatan terhadap seorang anak.”

Putin direncanakan menandatangani peraturan baru itu pekan depan, setelah Senat menyetujuinya.

Undang-undang baru itu juga melarang kelompok lobi dan lembaga swadaya masyarakat yang mendapat sokongan dana dari Amerika Serikat melakukan aktivitas politik. Larangan mendapatkan visa Rusia dan pembekuan aset milik warga Amerika Serikat akan diberlakukan atas orang-orang yang melakukan pelanggaran HAM terhadap warga Rusia di luar negeri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Drone Amerika Jatuh di Waziristan
Tulisan selanjutnya Pesepakbola Suriah Usung Bendera Revolusi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?