Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemko Banda Aceh Tertibkan Gereja di Ruko dan Rumah

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 24 April 2013 13:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Walikota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE menceritakan kebijakan Pemerintah Kota Banda Aceh menertibkan operasional gereja ilegal beberapa waktu yang lalu. Hal ini dijelaskan Illiza secara panjang lebar, Selasa (23/4/2013) saat menerima kunjungan tim Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Probolinggo di ruang rapat Walikota, Komplek Balaikota Banda Aceh.

Kata Illiza, kebijakan penertiban gereja yang dilakukan pihaknya untuk menjaga hubungan dan menjaga kelangsungan kerukunan antarumat beragama di Banda Aceh.

Menurutnya, gereja ilegal yang dijadikan lokasi untuk tempat beribadah adalah bangunan-bangunan yang tidak terdaftar sebagai rumah ibadah resmi, seperti bangunan ruko, rumah tinggal, dan lainnya, yang menyebabkan timbulnya keresahan warga sekitar bangunan tersebut.

“Bukannya kita tidak toleran terhadap saudara-saudara kita yang Katolik dan Protestan, tapi yang kita lakukan ini mengacu kepada SKB 3 Menteri tentang pendirian rumah ibadah. Kita persilakan mendirikan rumah ibadah baru, tapi tetap harus mengikuti prosedur dan undang-undang yang berlaku,” jelas Illiza, dalam The Globe Journal.

Dikatakannya lagi, kebijakan yang diambil oleh Pemko waktu itu juga hasil pertemuan dengan FKUB Kota yang di dalamnya sudah mewakili semua agama.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Illiza mengatakan, di Banda Aceh dan di Aceh pada umumnya tidak pernah terjadi konflik sara. Meskipun masyarakat kota sangat heterogen dan mayoritas penduduknya muslim, namun tidak pernah melakukan hal-hal yang diskrimintatif terhadap kaum minoritas.

Bahkan Pemko memberikan ruang kepada penduduknya yang menganut agama lain selain Islam untuk merayakan hari besarnya dan memberikan ruang untuk mengembangkan kebudayaannya.

Ketua FKUB Probolinggo,  Kyai Idrus Ali menjelaskan, maksud kedatangan tim FKUB Probolinggo yang berjumlah 30 orang ke Banda Aceh untuk silaturrahim. Dan yang kedua untuk melihat kehidupan dan kerukanan umat beragama di Banda Aceh yang sangat harmonis.

“Kita punya program setiap tahunnya untuk studi banding, kita pilih Banda Aceh karena ingin mempelajari bagaimana Muslim yang mayoritas mampu memberikan rasa aman kepada penganut dari agama lain yang minoritas dan dapat hidup berdampingan secara rukun. Dulu kita pernah ke Manado dan Bali yang penduduknya lebih banyak penganut Kristen dan Hindu,” ujar Idrus.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penasehat Bidang Hukum Presiden Mursy Mundur
Tulisan selanjutnya 16 Jam Maraton Aduk Semen Bareng Dosen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Din Syamsuddin: Pendidikan Islam Harus Kembali Menjadi Motor Kebangkitan Peradaban

Berita
23 Juli 2026 20:00
Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Festival Sahabat Anak Indonesia 2026 Digelar Serentak di Enam Pulau Besar dalam Peringatan Hari Anak Nasional
Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon

Terbaru

  • MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan
  • Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII
  • MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
  • Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik
  • MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII
  • Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045
  • KUII VIII Bahas Naskah Akademik dan RUU Terkait LGBT, Akan Diserahkan ke Presiden dan DPR
  • Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa
  • Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah
  • Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?