Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Iraq Kolaborator Tentara Amerika Dapat Visa Khusus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Oktober 2013 10:42 10:42 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Oktober 2013 10:42
Bagikan
Tentara Amerika berbicara dengan pria Iraq saat patroli di Baquba.
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Barack Obama hari Jumat (4/10/2013) meneken undang-undang visa khusus yang memudahkan warga Iraq yang membantu pasukan Amerika Serikat dalam perang di Iraq untuk bisa masuk negeri Paman Sam dengan mudah.

Program khusus itu diluncurkan pada saat konflik horisontal belakangan ini semakin memanas di Iraq, di mana warga yang menjadi kolaborator Amerika menghadapi ancaman pembunuhan.

Sejak 2007, program visa khusus itu telah memungkinkan 120.000 warga Iraq yang menjadi pekerja bayaran bagi tentara AS, penerjemah dan pekerja pembantu lainnya pindah ke Amerika Serikat.

Berbeda dengan anggaran pemerintah yang tidak kunjung disetujui oleh Kongres, parlemen AS hanya perlu waktu beberapa jam saja untuk menyetujui peraturan visa khusus bagi kolaborator AS di Iraq tersebut awal pekan ini.

Senat meloskannya pada Senin malam, lantas DPR AS menyetujuinya pada Rabu malam, kemudian dikembalikan lagi ke Senat untuk persetujuan akhir pada hari Kamis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anggota parlemen Earl Blumenauer asal Oregon dari Partai Demokrat mengatakan kepada Reuters Jumat malam (4/10/2013) bahwa warga Iraq yang bekerja untuk tentara Amerika itu antara lain terdiri dari penerjemah, penunjuk arah, pengemudi dan mereka yang banyak memberikan bermacam bantuan untuk tugas penting operasional tentara Amerika di Iraq. Peraturan visa khusus tersebut diajukan Blumenauer sejak enam tahun lalu.

“Semalam, Amerika Serikat mengirimkan sinyal bahwa kita tidak akan meninggalkan mereka di belakang,” kata Blumenauer di hadapan anggota parlemen lainnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pentagon Akan Pekerjakan Kembali Ribuan PNS-nya
Tulisan selanjutnya Guru Bahasa di Inggris Diminta Belajar Grammar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?