Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kaum Syiah Buru Kaki Tangan Partai Baath

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Mei 2003 09:51 9:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Mei 2003 09:51
Bagikan
Bagikan

Penduduk Syiah di Baghdad kini dilaporkan memburu dan membunuh bekas pengikut Partai Baath yang dianggap pendukung Presiden Saddam Hussein. Anehnya, pemburuan ini terjadi setelah menerima lampu hijau para pemimpin mereka.

“Hanya pegawai yang mencoba memegang kembali jabatan mereka ketika era Saddam wajar dibunuh dan hanya selepas pemberitahuan diberikan,” kata Sheik Ali al-Gharawi, salah seorang pemimpin Syiah di Baghdad dari kawasan miskin al-Thawra.

Al-Thawra adalah daerah tempat tinggal kira-kira dua juta penduduk Syiah.

“Penduduk datang menemui saya dan bermaksud untuk membunuh para kaki tangan Baath. Saya menasihatkan mereka supaya mengancam orang itu terlebih dulu.

“Jika mereka tidak menghiraukan ancaman itu, mereka mesti terima akibatnya,” kata al-Gharawi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa saat selepas menggulingkan Saddam bulan lalu, setengah penduduk Iraq yang dikenal mayoritas Syiah, kini memburu dan membunuh bekas kaki tangan Baath, kata warga al-Thawra.

Di al-Thawra yang secara resmi dijuluki Kota Saddam, bulan lalu dinamakan Kota al-Sadr sebagai penghormatan seorang pemimpin Syiah yang dibunuh rejim Saddam pada 1999, para penduduk mengatakan, lima hingga 10 bekas pegawai Baath sudah dibunuh hingga hari ini.

“Pemimpin suku kaum mencoba menghalangnya. Ini bukan sesuatu yang biasa sekarang ini, tetapi kasus tertentu saja,” kata Sha’a Jassim, 42, seorang warga al-Thawra.

Meskipun radio yang pelopori tentera AS meminta penduduk tidak melakukan kegiatan itu, toh beberapa grafiti di tembok-tembok kota menunjukkan amarah kaum Syiah dalam memburuh kaki tangan Baath.

“Kami menuntut hukuman dikenakan terhadap mereka yang menakutkan orang tidak berdosa,” menurut satu tulisan di luar masjid al-Hikmah.

“Pegawai Baath: Kamu tidak ada tempat lari,” kata satu grafiti di jalan raya utama Baghdad.

Parti Baath memonopoli politik di Iraq mulai 1968 sehingga Saddam dijatuhkan.

Penduduk Syiah yang meliputi 60 persen dari 24 juta rakyat Iraq kini melakukan pembalasan terhadap kaki tangan Baath yang dianggap pernah menzaliminya.

Sayangnya, kejadian yang dilakukan kaum Syiah belakangan merupakan bentuk kejahatan serupa.(ap/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Filipina Galang Kampanye Terorisme Pada OKI
Tulisan selanjutnya Strategi AS Gulingkan Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?