Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Militer Afsel Turun Tangan Atasi Kekerasan Anti Imigran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 April 2015 20:54 8:54 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 April 2015 20:00
Bagikan
Kekerasan terhadap imigran di kota Alexandra Johannesburg 18 April 2015
Bagikan

Hidayatullah.com–Militer Afrika Selatan (Afsel) akhirnya diturunkan guna mengakhiri gelombang serangan terhadap warga asing, kata Menteri Pertahanan Nosiviwe Mapisa-Nqakula dikutip BBC.

Tentara akan ditempatkan di kota Alexandra, utara kota utama negara itu Johannesburg, kata menteri tersebut.

Ini akan menjadi penugasan pasukan pertama sejak pembunuhan warga Mozambik Emmanuel Sithole pada akhir minggu.

Banyak orang akan “menghargai keputusan melibatkan pasukan keamanan”, kata Mapisa-Nqakula kepada para wartawan.

Kementerian Pertahanan Afrika Selatan menyatakan tentara akan ditempatkan mulai pukul 18.00 waktu setempat di Alexandra.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Afsel telah mendapat banyak kritik dari negara lain, seperti Tiongkok, Nigeria dan Zimbabwe, karena dianggap telah lalai dalam melindungi imigran dari kekerasan geng.

Para geng tersebut merusak tempat usaha yang dimiliki para imigran. Pada Ahad (19/04/2015), sebuah surat kabar memberitakan kalau pria asal Mozambik dipukuli hingga tewas.

Menteri Pertahanan Nosiviwe Mapisa-Nqakula juga melaporkan kalau sepasang warga Zimbabwe ditembak di Johannesburg pada Senin (20/04/2015). Beruntung nyawa pasangan tersebut berhasil diselamatkan.

Pada Selasa, empat pria berusia 18-22 tahun, telah ditahan di Johannesburg dengan tuduhan tindak pencurian yang disertai dengan pembunuhan atas pria asal Mozambik, Emmanuel Sithole, pemilik usaha kaki lima.

Pelaku menutup kepala korban sebelum membunuhnya. Kasus tersebut akan kembali disidangkan pada 4 Mei 2015.

Saat sidang, sejumlah orang melakukan aksi protes.

“Itu adalah tindakan yang keji. Mereka tidak seharusnya membunuh,” kata Fulufhelo Ravhura, warga Johannesburg.

Peningkatan penyerangan terhadap warga asing di Afrika Selatan dimulai di kota pelabuhan Durban beberapa minggu lalu.

Toko-toko milik warga asing juga diserang dan dijarah di Johannesburg, tempat yang mengalami kekerasan sejenis terburuk pada tahun 2008.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kekerasan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jangan Sampai Sukar Lakukan Syukur [1]
Tulisan selanjutnya Jangan Sampai Sukar Lakukan Syukur [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?